7 Tips Agar Mudah Menyerap Materi Pelajaran

Bagi siswa itu erat kaitannya dengan belajar. Bakal dimasukin tuh di dalam kepala banyak sekali pelajaran. Tentu saja ilmu tersebut sangat berguna di masa depan. Namun, ya gitu deh. Ada beberapa kendala ketika akan memahami pelajaran.

Salah satunya adalah sulit sekali memahami pelajaran. Entah kenapa gitu, kalau mendengar penjelassan guru itu sulit sekali. Tapi kalau mendengar penjelasan teori KPOP, hehe ini lain cerita, sekali dengar langsung terserap seratus persen πŸ˜€

Kok bisa gitu sih? Mau menyerap pelajaran sulit, pas menyerap penjelasan KPOP gampang banget. Jangan-jangan ada yang salah nih dengan diri ini. Tidak ada yang salah kok. Cuman ya … menyerap pelajaran itu memang butuh banyak energi sedangkan menyerap penjelasan KPOP tidak butuh banyak energi, wajar kok.

Jadi, bagaimana cara kita agar mudah menyerap materi pelajaran?

1. Jangan Lupa Olahraga

Yaps, ini dia yang paling penting dan paling banyak dilupakan. Kenapa coba ada pelajaran olahraga di sekolah? Atau setiap pagi atau beberapa hari tertentu ada senam? Itu semua untuk menggerakkan tubuh.

β€œLoh apa hubungannya?”

Belajar perlu otak yang segar. Karena dengan otak yang segar bakal gampang menyerap pelajaran. Nah, salah satu cara untuk menyegarkan otak dengan berolahraga. Nggak sulit kok, cukup ikuti arahan instruktur atau gerakan senam, otak dah segar bugar tuh.

β€œSelain olahraga?”

Ada, traveling. Tapi kan … agak gimana gitu habis traveling langsung belajar.

2. Coba Belajar Sambil Mendengarkan Musik

Hehe, ketika guru menjelaskan pelajaran, jangan coba-coba ini ya. Ini maksudnya ketika belajar sendiri. Kalau Anda ingin mencoba mendengarkan guru sambil mendengarkan musik, siap-siap deh, nilai bakal tinta merah πŸ˜€

Sebenarnya ini sudah lama kita sadari sih, atau sering kita lakukan tanpa disadari. Ayo, mengerjakan tugas yang menumpuk, lebih enak mendengarkan musik atau tidak sama sekali. Ada sih yang lebih suka suasana tenang, sunyi, pokoknya jangan ada suara deh. Tapi kebanyakan dari kita mengerjakan tugas sambil mendengarkan musik, ayo ngaku.

Hal ini selain untuk membuat kita enjoy, juga membantu kita untuk fokus belajar. Tapi … jangan coba-coba dalam suasana galau, sedang belajar plus stel lagu galau. Bukan pelajaran yang terserap, malah membuat diri galau, sedih πŸ™

3. Pahami Konsep Bukan Hafal

atom

Nah, ini yang perlu ditekankan. Pahami konsep, konsep dulu pahami baru menghafal. Kalau nggak perlu menghafal sih nggak masalah. Seperti persoalan Matematika, Fisika, maupun Kimia. Kebanyakan tuh mengedepankan konsep.

Kalau konsep sudah matang, baru deh gampang menyerap pelajaran. Kalau konsep belum matang, ngerti pun nggak tentang konsep, bakal sulit tuh dimengerti.

Seperti memperhatikan kebiasaaan gebetan nih. Mana yang lebih gampang, menghafal kebiasaan gebetan atau memahami kebiasaan gebetan? Pastinya memahami kebiasaan gebetan dong. Kalau sudah paham kebiasaan gebetan bakal gampang menghafal kebiasaannya. Hey, masih kecil jangan pacaran!

4. Jangan Biarkan Perut Kosong

Sebelum belajar sarapan dulu. Inilah pentingnya dari sarapan. Aneh bin ajaib banyak banget siswa yang tidak sarapan. Setelah setengah jam pelajaran berlangsung, mulai deh perut bergendang. Awalnya pelan banget, lama-lama semakin kencang, bahkan sampai terdengar hingga ke seluruh kelas.

Gambaran sederhananya, bagaimana mau menyerap pelajaran kalau perut masih kosong. Maunya agar gampang pelajaran di serap, perut sudah diisi dan otak sudah segar. Nah, ini perut saja masih kosong. Fokus pikiran kita bukan lagi pelajaran tapi ke perut.

Jangankan pelajaran, mendengarkan penjelasan KPOP saja kalau perut lagi kosong itu sulit banget. Kalau urusan perut memang tidak terbantahkan. Sedikit saja perut bermasalah, semuanya menjadi masalah πŸ™

5. Fokus

Berapa lama sih belajar di rumah? Ada yang bilang 3 jam. Ada juga yang bilang 2 jam. Ada yang lebih ekstrim, 5 menit saja sudah lebih dari cukup.

Jadi, berapa lama sih sebenarnya?

Tidak ada patokan berapa lama. Tapi, sebaiknya fokus dalam belajar. Jangan biarkan gangguan apapun datang ketika belajar. Fokus pahami konsep dalam pelajaran.

Kenapa mesti fokus? Gambaran sederhana, Anda menonton film romantis, kebetulan sedang seru-serunya nih. Nah, pada saat seru-serunya nonton, apakah Anda boleh diganggu? Kebanyakan dari kita tidak ingin diganggu ketika sedang seru-serunya tuh film. Itu artinya kita fokus! Begitu juga dengan belajar!

6. Jangan Biarkan Tubuh Dehidrasi

Iya ya, banyak dari kita malas banget minum. Saat haus saja tiba-tiba ingin minum. Tidak sadar ya kalau tubuh ini sebagian besar terdiri dari air?

Banyak minum air putih agar tubuh tidak terhidrasi. Tidak enak loh kalau kurang minum air putih. Apa-apa menjadi terhalang. Selain itu, akan menyebabkan penyakit menyebalkan nanti. Jadi, jagalah minum air putih.

Kalau bisa nih, pada saat belajar siapkan minuman. Jadi nggak ada tuh alasan gerak sana gerak sini untuk mencari minum. Atau membiarkan tubuh terhidrasi saat belajar karena malas mengambil air minum.

7. Belajar Setiap Hari Walaupun Sebentar

waktu

Iya, belajar setiap hari dong, jangan belajar pada saat ujian doang. Kalau belajar pada saat ujian tuh namanya sistem kebut semalam. Ada untungnya nggak belajar kebut semalam? Ada! Cepat ingat tapi cepat lupa.

Kalau kita ini kan maunya cepat ingat tapi awet, bukan cepat lupa. Makanya belajar terus tanpa henti. Nggak harus menghabiskan berjam-jam untuk belajar kok. Kalau ini mah, iya sih pelajaran tersimpan, awet lagi tapi kulit cepat keriput karena tekanan yang terlalu besar.

Cukup beberapa menit saja, misal 120 menit saja. Tapi fokus ya, jangan tidak fokus. Setelah belajar, terserah deh mau ngapain. Mau main game boleh, hangout boleh, atau menulis cerita juga boleh πŸ™‚

Apapaun tipsnya, yang penting belajar itu fokus, fokus, dan fokus. Jangan lupa memahami konsep! Kalau bisa belajar itu berkelanjutan, misalnya setiap hari. Jangan menggunakan sistem kebut semalam πŸ˜€

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here