Sebaiknya Memilih Jurusan IPA atau IPS?

jurusan IPA atau IPS

Ketika di SMP, pemilihan jurusan belum ada, semua pelajaran disamaratakan. Mau pelajaran IPA maupun IPS, masih saja dipelajari. Tapi tidak halnya dengan SMA, saat di SMA, mulailah terjadi pembagian, mau masuk jurusan IPA atau IPS?

Perbedaan kedua jurusan tersebut cukup mencolok. Yang mana jurusan IPA fokus kepada eksakta, karena fokus ke eksakta, maka erat kaitannya dengan hitung-hitungan panjang Sedangkan jurusan IPS fokus kepada sosial, karena fokus ke sosial, erat kaitannya dengan hafalan panjang.

Sebagian kecil dari siswa mungkin tidak pusing dengan memilih jurusan IPA atau IPS. Mungkin dari jauh hari dia sudah fikirkan. Ketika saat di SMP, dia sudah menunjukkan minat dan bakatnya, sehingga ketika pemilihan jurusan di SMA, dia tidak ambil pusing. Mana yang menjadi minat bakatnya, kesitulah dia memilih jurusan, begitulah dia memilih jurusan IPA atau IPS.

Namun sayangnya, sebagian besar dari siswa tidak tahu, mau pilih jurusan IPA atau IPS. Mungkin ada yang mengikuti teman saja, ada yang asal pilih, bahkan ada yang hanya mengambil gengsi saja. Hal tersebut cukup mengkhawatirkan. Jika dia tidak tahu memilih jurusan apa yang hendak dia geluti, maka di tengah perjalanan nanti, misal ketika dia masuk jurusan IPA, padahal mempunyai kemampuan berhitung lemah, tentu dia akan kesulitan dalam menangkap pelajaran.

Berikut, gambaran umum mengenai jurusan IPA dan IPS.

Jurusan IPA

Jurusan IPA adalah jurusan yang mengedepankan ilmu eksakta, maka dari itu, rata-rata ilmu jurusan IPA adalah perhitungan rumit. Ada sih yang tidak menggunakan perhitungan rumit, Biologi contohnya.

Kelebihan dari jurusan IPA ini ya … mengenai hitung-hitungan. Dan kabarnya, banyak orang pintar masuk ke jurusan IPA. Hal tersebut memang masuk akal sih, yang mana orang pintar rata-rata ahli berhitung. Ingat, sistem pendidikan sekolah masih mengunggulkan orang yang ahli berhitung.

Katanya, gengsi di jurusan IPA itu sangat tinggi, dan ini terjadi di beberapa sekolah dan daerah. Mungkin, gengsi itu terbentuk karena banyaknya orang pintar yang masuk di jurusan IPA. Sehingga kesannya, jurusan IPA adalah jurusan yang terbaik.

Yang katanya jurusan IPA mampu memudahkan masuk ke Universitas Unggulan, ini tidak menjamin. Belum tentu karena dia jurusan IPA, maka dia mudah masuk Universitas. Ketika masuk Universitas, bukan jurusan yang dilihat, tapi kemampuan siswa tersebut. Katanya, kalau mencari pekerjaan, siswa yang jurusan IPA itu bakal dimudahkan, ini hanyalah mitos. Tidak ada yang berani menjamin hal tersebut.

Jurusan IPS

Jurusan IPS adalah jurusan yang mengedepankan sosial, maka kebanyakan ilmu di jurusan IPS ini adalah menghafal, ada sih yang menggunakan perhitungan, ekonomi dan akuntansi contohnya.

Kelebihan dari jurusan IPS ini adalah sistem belajarnya yang santai. Tidak akan terlihat hitung-hitungan yang membuat pusing tujuh keliling di jurusan IPS. Maka, terkadang kita melihat belajar di jurusan IPS itu terlihat santai. Walau begitu, hafalan yang banyak terkadang membuat stress juga loh.

Katanya jurusan IPS adalah tempat siswa yang berprestasi rendah, masih di tahap wajar sih. Yang mana, pendidikan di Indonesia masih mengedepankan siswa yang ahli hitung-hitungan. Maka wajar, siswa yang lemah dari hitung-hitungan masuk ke jurusan IPS. Mungkin inilah pemikiran yang muncul di tengah masyarakat, jurusan IPS adalah tempatnya anak kurang pintar, padahal tidak demikian.

Gengsi jurusan IPS itu rendah. Entah dari mana pemikiran ini muncul di tengah masyarakat. Mungkin karena jurusan IPS adalah siswa yang tidak begitu berprestasi, makanya muncul pemikiran ini.

Katanya, jurusan IPS itu susah sekali masuk Universitas dan itu salah besar. Bukan jurusan yang menentukan Universitas, tapi kemampuan siswa. Begitu juga jika melamar pekerjaan, katanya susah, itu salah besar.

Pilih Jurusan IPA atau IPS?

Pilih jurusan IPA atau IPS? Akhirnya inilah kesimpulannya, saran terbaik adalah sesuaikan dengan minat dan bakat. Oh ya, jangan lupa untuk berkonsultasi dengan orang tua. Tentunya orang tua tahu tentang anaknya lebih mendalam. Tapi, jika orang tua juga hanya mengikuti gengsi semata, sebaiknya tentukanlah pilihan sendiri, yang sesuai dengan hati nurani.

Jangan termakan gengsi. Gengsi itu tidak ada gunanya. Gengsi itu hanyalah kebanggaan semu, yang nantinya akan menghilang seiring dengan bertambahnya waktu. Tidak ada gunanya ikut-ikutan karena gengsi.

Yang katanya jurusan IPA adalah orang pintar, jurusan IPS adalah sebaliknya, itu tidak ada pengaruhnya. Keduanya mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Semua itu tergantung dengan minat dan bakat.

Baca juga: Benarkah posisi duduk menentukan prestasi?

Memang, untuk melihat minta dan bakat di waktu SMP itu sangat susah banget. Ada yang awalnya suka dengan pelajaran Matematika. Namun, karena sang guru tidak bagus dalam mengajar Matematika, siswa tersebut jadi tidak suka belajar Matematika. Memang susah, cara lainnya memang menggunakan tes minat dan bakat. Namun, untuk mengikuti tes tersebut hanyalah orang-orang tertentu yang bisa. Cara terbaiknya adalah mulailah bertanya kepada hati kecil dan jangan lupa berdoa agar diberi petunjuk, jurusan mana yang terbaik dan jurusan mana yang nantinya akan membawa diri berhasil dan sukses saat dewasa nantinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here