Perbedaan Hemat dan Pelit Secara Garis Besar

Terkadang bingung gitu apa perbedaan hemat dan pelit. Sepertinya terlihat sulit gitu dibedakan. Banyak yang beranggapan kalau hemat dan pelit itu sama saja. Namun sebenarnya tidak, memang perbedaan hemat dan pelit itu beda tipis.

Misalnya, ada orang yang tidak pergi ke tempat nongkrong, walaupun sudah diajak oleh temannya. Sehingga temannya mengatakan kalau dia pelit. Padahal, apakah memang benar dia pelit? Bisa iya bisa tidak sih.

Jadi, secara garis besar perbedaan hemat dan pelit ditinjau dari:

  • Cara melihat uang.
  • Cara mengolah uang.

Hmm … maksudnya gimana sih?

1. Cara melihat uang

Ada beberapa tipe orang melihat uang. Ada yang melihat uang dengan hanya sepintas lalu, rasanya uang itu adalah barang biasa saja. Ada juga yang melihat uang itu adalah hal yang luar biasa, ingin terus dicari. Namun, ada juga yang keterlaluan luar biasa, ingin terus didapat terus sulit menghabiskan uang tersebut.

Nah, untuk orang yang melihat uang dengan tatapan luar biasa namun sulit untuk menghabiskan uang bisa diindakasikan sebagai orang pelit. Matanya begitu hijau melihat uang. Namun dia keberatan untuk mengeluarkan uang. Padahal sejatinya, uang ada untuk dihabiskan, bukan? Dia berusaha agar uang itu tidak berpindah tangan.

Kalau orang hemat, ada yang melihat uang biasa saja ada juga sih yang luar biasa. Dia berhemat untuk masa depan. Dia ingin masa depan dia tidak suram karena perencanaan keuangan yang buruk. Namun, dia tidak sulit untuk mengeluarkan uang. Karena dia telah membuat ketetapan, uang jumlah tertentu dihabiskan dan ditabung.

Tapi ya … orang hemat tidak sembarangan menghabiskan uang. Orang hemat inginnya menghabiskan uang ke hal berguna.

Perbedaan besar, mungkin orang hemat berpikir dua kali menghabiskan uang. Orang pelit berpikir sepuluh kali, kalau bisa bagi orang pelit uang tidak habis.

2. Cara mengolah uang

Persamaan orang hemat dan pelit sama-sama bekerja keras untuk menghasilkan uang. Setelah uang didapat, maka mengolah uang tersebut memiliki perbedaan besar.

Bagi orang hemat, membuat daftar jumlah rupiah untuk dihabiskan dan jumlah rupiah ditabung untuk masa depan. Sedangkan orang pelit, berpikir bagaimana caranya uang tersebut tidak habis.

Bagi orang hemat mungkin membagikan uang ke orang membutuhkan itu tidak masalah besar, namun bagi orang pelit itu masalah besar. Inilah letak perbedaan yang paling terlihat dari orang hemat dan pelit.

Orang hemat mungkin rela menghabiskan uang tabungannya untuk membantu orang membutuhkan. Namun orang pelit tidak demikian, dia enggan banget mengeluarkan sepeser uang.

Terkadang, ada sebuah gambaran kecil. Bagi orang pelit, kehilangan uang mampu membuat dia menderita. Padahal uang yang dikeluarkan sedikit sekali, tapi rasanya dia mengeluarkan uang miliaran. Kalau orang hemat sih santai.

Orang pelit mungkin akan bergelimpangan uang, namun dirinya tidak tenang. Gimana hidup mau tenang kalau selalu memikirkan bagaimana caranya agar uang tidak keluar. Padahal setiap hari, kita harus mengeluarkan uang.

Orang pelit itu hidupnya tidak akan tenang. Hidup bergelimpangan hartanya sih, tapi percuma, hidup penuh kerisauan.

Kadang wajah orang pelit terlihat jelas kalau dia tidak bahagia

Kesimpulan

Perbedaan yang paling dilihat dari orang hemat dan pelit adalah cara mereka mengeluarkan uang untuk orang membutuhkan. Sekilas memang mengeluarkan uang untuk orang membutuhkan tidak ada gunanya, dan inilah yang dilihat orang pelit.

Jangan jadi orang pelit kalau mau hidup tenang. Kita boleh melakukan perencanaan keuangan untuk masa depan. Namun, jangan sampai menjadi orang pelit.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here