6 Alasan Mengapa Perlu Pendidikan Anak Usia Dini

Untuk lebih diketahui, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI mewajibkan setiap anak agar mengikuti pendidikan anak usia dini atau yang disingkat PAUD.

Tapi hal yang perlu dipertanyakan, apakah perlu sih pendidikan anak usia dini? Apa sih kegunaan dari pendidikan tersebut? Jika anak langsung masuk sekolah dasar (SD) dampak apa yang ditimbulkan? Apa ada perbedaan dari anak yang mengikuti pendidikan anak usia dini dengan yang tidak mengikuti?

Oh ya, pendidikan anak usia dini ini bermacam-macam. Ada namanya TK, taman bermain, PAUD ,dll.

Alasan Mengapa Perlu Pendidikan Anak Usia Dini

Baiklah, berikut 6 alasan umum mengapa pendidikan pada usia dini itu diperlukan.

1. Memulai mengenal anak pada dunia sekolah

Ini bertujuan agar anak tidak terkejut dengan perubahan kehidupan pribadinya. Perlu untuk mengenal anak pada dunia sekolah. Yang mana dunia sekolah itu dipenuhi oleh sistem yang namanya aturan.

Dengan mengikuti pendidikan untuk usia dini, maka anak tidak akan terkejut. Sedikitnya dia telah mengetahui bagaimana sih keadaan di sekolah tersebut.

2. Agar anak terbiasa dengan kegiatan terstruktur

Di rumah, anak terbiasa melakukan segalanya. Selama itu tidak berbahaya, anak bebas melakukan apa saja. Dan hal tersebut memang penting untuk menumbuhkan kreativitasnya.

Namun berbeda jika di sekolah. Anak dituntut harus turut terhadap peraturan yang ada. Dan kadang hal tersebut menjadi dilema. Karena kebanyakan anak tidak siap untuk menuruti aturan yang ada.

Maka dari itu, pendidikan untuk anak usia dini sangat penting untuk hidup terstruktur. Tentunya dengan kurikulum yang ada, membuat anak secara perlahan mengerti tentang aturan yang ada.

3. Agar anak terbiasa disiplin dan mentaati peraturan

Disiplin sih bisa jadi tapi mentaati aturan ini yang kesulitan bagi si anak. Di saat dia bermain bersama teman-temannya, tapi harus mengikuti peraturan. Yang artinya aturannya dibatasi.

Di pendidikan sebelum sekolah dasar, anak diberi pelatihan secara bertahap agar si anak terbiasa untuk disiplin dan mentaati peraturan. Apalagi disiplin dan taat aturan sangat diperlukan hingga si anak dewasa kelak.

4. Diharapkan menumbuhkan imajinasi dan kreativitas

Imajinasi dan kreativitas sangat dibutuhkan hingga besar nanti. Dengan imajinasi dan kreativitas, maka si anak bisa menjadi apa saja pada saat dia dewasa.

Dan untuk menumbuhkan imajinasi dan kreativitas membutuhkan pendidikan. Memang bisa seorang ibu menumbuhkan imajinasi dan kreativitas anak. Namun, akan sangat lebih efektif lagi bila ditambah bimbingan dari pendidikan anak usia dini.

Tentunya dalam pendidikan tersebut, ada diberi bermacam-macam pelajaran yang dipadukan dengan permainan. Dan itu menumbuhkan imajinasi dan kreativitas.

5. Mampu menanamkan nilai positif

Nilai-nilai positif didapat dari keluarga, sekolah, dan lingkungan. Maka, selain peran orang tua untuk memberikan nilai positif bagi si anak, dalam hal pendidikan juga diperlukan.

Semakin cepat semakin baik. Semakin cepat si anak mendapatkan nilai positif, maka semakin baik bagi perkembangan si anak. Kalau bisa, ketika anak masih tahap menyusui, secara perlahan berilah nilai-nilai positif.

6. Diharapkan membentuk kepribadian dasar anak

Kepribadian dasar anak terbentuk dari keluarga, pendidikan, dan lingkungan. Dengan keluarga yang selalu memberikan nilai-nilai positif, pendidikan yang tepat memberikan nilai-nilai baik, dan lingkungan yang baik pula, maka kepribadian anak berkembang untuk menjadi lebih baik.

Berilah pendidikan anak yang terbaik, untuk membantu tumbuh berkembangnya.

Penutup

Apakah perlu namanya pendidikan anak usia dini? Jawabannya bisa perlu banget. Berilah pendidikan yang terbaik untuk anak agar tumbuh kembangnya menjadi lebih baik. Oh ya, peran keluarga juga sangat mendukung bagi perkembangan anak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here