Pahami 5 Hal Kalau Ingin Resign Karena Pekerjaan Tidak Sesuai Passion

Haruskah bekerja sesuai passion? Banyak orang yang berpendapat bekerja tanpa passion itu sangat memaksa, sangat membosankan, seakan tidak ada kenikmatan dalam pekerjaan tersebut. Namun, bagi mereka yang ingin resign karena telah tertekan, tiba-tiba dihadapkan akan pilihan passion atau gaji? Tentu hal tersebut sangat sulit untuk ditentukan. Maka dari itu, pahami beberapa hal kalau ingin resign karena pekerjaan tidak sesuai passion.

Oh ya, apa itu passion? Passion itu adalah sesuatu yang membuat Anda bergairah, menggali terus potensi diri tanpa adanya keterpaksaan. Anda senang mengerjakannya, dan ada kepuasan tersendiri ketika pekerjaan tersebut selesai. Di dalam mengerjakan hal yang membuat Anda bergairah, ada kebahagiaan yang tidak ternilai.

Banyak orang yang beranggapan kalau pekerjaan tidak sesuai passion itu mirip dengan kerja tidak sesuai hati. Segalanya dilakukan dengan keterpaksaan. Tidak ada kesenangan yang ada dalam mengerjakan pekerjaan tersebut. Yang ada hanyalah tekanan, yang menyebabkan stress berkelanjutan.

Ingin Resign Karena Pekerjaan Tidak Sesuai Passion

Baiklah, sebelum resign dari pekerjaan, sebaiknya pertimbangkan 5 hal berikut jika ingin resign karena pekerjaan tidak sesuai passion.

1. Kehidupan tidak kenal kompromi

Yang namanya kehidupan itu tidak kenal kompromi. Baik itu Anda sudah menemukan pekerjaan walaupun tidak sesuai dengan passion, ataupun Anda mencari pekerjaan yang sesuai dengan passion, kebutuhan pokok tetap saja ada. Bahkan, kebutuhan tersebut semakin mahal dari tahun ke tahun.

Tidak ada yang namanya menunggu dalam kehidupan ini. Kehidupan terus bergerak, memaksa Anda bahkan mungkin sebagian besar orang untuk mencari pekerjaan, baik itu sesuai dengan passion atau tidak, tetap dicari. Dan sayangnya, sebagian dari mereka bekerja tidak sesuai dengan passion.

Ketika Anda dihadapkan dalam kasus, Anda sudah diterima pekerjaan yang nyatanya itu tidak sesuai dengan passion. Dan lamaran Anda pada pekerjaan yang sesuai dengan passion masih belum jelas, apakah diterima atau tidak. Sedangkan kebutuhan pokok Anda semakin mendesak. Tentu saja ini pilihan yang sangat sulit.

Memang benar dikatakan orang-orang, “Akibat bekerja tidak sesuai passion tuh sakit banget. Ingin rasanya berhenti, tapi keadaan tidak memungkinkan,” hal tersebut karena kehidupan yang tidak kenal kompromi.

2. Pengalaman dan pengetahuan terbilang minim

kebiasaan buruk ketika bekerja

Bekerja tidak sesuai jurusan memang tidak baik. Namun, jika ingin bekerja sesuai jurusan membutuhkan pengalaman dan pengetahuan yang mumpuni. Sedangkan Anda barusan menyelesaikan perkuliahan, yang artinya pengalaman dan pengetahuan terbilang minim. Walaupun IPK Anda IPK dewa, tapi dalam pekerjaan, tetap pengetahuan Anda terbilang minim.

Hal ini memang dilema. Ketika ingin bekerja sesuai dengan passion, ternyata membutuhkan pengalaman dan pengetahuan yang mumpuni. Dan pada akhirnya, seseorang itu akan mengatakan, “Good bye passion,” karena mau tidak mau, dia harus bekerja demi kebutuhan hidup.

Memang sih, kebanyakan orang yang pada akhirnya bekerja sesuai passion adalah mereka yang mau menerima risiko besar. Sudah banyak kegagalan yang mereka terima, namun mereka tetap berjuang. Dan sayangnya, orang-orang seperti ini terbilang sedikit. Kebanyakan dari kita taut untuk keluar dari “zona nyaman”.

Keluar dari zona nyaman memang tidak enak. Yang pastinya, ketika keluar dari zona nyaman tersebut segalanya tidak nyaman. Namun, jika berhasil menyelesaikan masalah di zona tidak nyaman tersebut, membuat kita semakin berkembang menjadi lebih baik. Zona tidak nyaman tersebut bakal berubah menjadi zona nyaman banget.

3. Banyak kesempatan menggali potensi diri

Baiklah, pengalaman dan pengetahuan masih minim, masih seumur jagung. Namun, apakah harus menyerah karena hal tersebut? Padahal, banyak banget kesempatan untuk terus menggali potensi diri. Di zaman yang serba modern ini, tentu saja banyak peluang untuk belajar dan menambah pengalaman.

Salah satunya dengan menjadi freelancer. Walaupun ada beberapa hal yang dialami freelancer, termasuk hal yang positif maupun negatif. Atau ikut magang di sebuah perusahaan atau instansi. Atau ikut seminar maupun workshop. Semua kesempatan terbuka lebar bagi Anda.

Banyak orang mengatakan, “Selamat tinggal passion, tidak bakal bisa lagi bekerja sesuai dengan passion. Pengetahuan dan pengalaman masih minim, tidak akan bisa bersaing,” hal tersebut adalah mereka yang sudah menyerah dalam berusaha bekerja sesuai dengan passion.

Jika Anda ingin bekerja sesuai dengan passion Anda, bekerja dengan penuh keikhlasan, ada kesenangan dalam pekerjaan tersebut. Jangan pernah menyerah dalam menggali potensi diri. Kegagalan itu merupakan hal yang biasa, namun, bangkit dari kegagalan baru merupakan hal yang luar biasa.

4. Kuatkan tekad dan yakin

Apakah bekerja harus sesuai passion? Banyak orang yang mengatakan “tidak” karena mereka sudah menyerah dengan kehidupan dunia yang tanpa kompromi ini. Namun, sebagian kecil dari mereka berkata “iya” karena mereka tidak menyerah dalam kehidupan tanpa kompromi. Dan bagi mereka yang berani keluar dari zona nyaman.

Jika Anda memutuskan resign dari pekerjaan Anda, tentu saja banyak hal yang harus dipertimbangkan, termasuk memenuhi segala kebutuhan hidup. Kebutuhan yang selalu naik setiap tahun, namun penghasilan belum jelas, hal tersebut adalah hal yang berbahaya.

Jika tekad dan keyakinan tidak kuat, sebaiknya jangan resign dari pekerjaan Anda. kuatkan terlebih dahulu tekad dan keyakinan. Karena ribuan hal negatif didapat jika harus resign karena pekerjaan tidak sesuai passion. Namun, ada jutaan hal positif jika lebih memilih bekerja sesuai passion.

5. Jangan lupa berusaha dan terus berdoa

Bersabar memperbaiki artikel

Setelah resign, tekad dan keyakinan dah kuat, bisa jadi malas berusaha karena tiba-tiba tekad dan keyakinan melemah melihat zona yang tidak nyaman tersebut. Segala hal pada awal resign pasti sangat sulit.

Maka dari itu, jangan lupa berusaha, dan teruslah berdoa. Jangan menyerah dalam berusaha. Walaupun banyak rintangan, teruslah berusaha. Karena hasil tidak akan mengkhianati usaha.

Berusaha yang seperti apa? Tentunya berusaha keras. Terus bekerja keras memperbaiki keadaan. Bekerja keras dalam zona tidak nyaman, dan mengubahnya menjadi zona nyaman banget.

Oh ya, banyak orang yang terus berusaha tapi lupa berdoa. Hal tersebut tidak baik. Sebaiknya beriringan, berusaha dan terus berdoa. Dengan demikian, Anda semakin yakin kalau keluar dari zona nyaman tersebut merupakan pilihan yang bijak.

Penutup

Oh ya, bagaimana tips menemukan passion? Tips kecil dari saya adalah, pikirkan pekerjaan yang membuat Anda senang mengerjakannya. Ada tantangan untuk menyelesaikannya, dan ada kepuasan tersendiri setelah mengerjakannya. Anda tidak menyerah dengan tantangan yang Anda, dan Anda memberikan yang terbaik dalam pekerjaan tersebut. Mungkin itulah passion Anda.

Apakah passion itu sesuai dengan jurusan kuliah? Sayangnya hal tersebut jarang banget ditemui. Memang ada sebagian kecil orang yang beruntung, passion dia sesuai dengan jurusan kuliah. Namun, tidak sedikit pula yang passion dia sangat jauh dari jurusan kuliah.

Demikian tulisan mengenai pahami 5 hal kalau ingin resign karena pekerjaan tidak sesuai passion. Bekerja sesuai passion? Hmm … sepertinya bisa juga tuh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here