2 Motivasi Menabung yang Salah Banget

Motivasi Menabung yang Salah

Menabung sih bagus, tapi ada motivasi menabung yang salah banget. Kenapa salah, karena nanti uang yang ditabung tersebut tidak ada manfaatnya, alias dipakai untuk membeli atau kegiatan yang tidak perlu. Itulah yang disebut dengan motivasi menabung yang salah.

Ada pepatah yang mengatakan, “Sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit,” dan itu erat kaitannya dengan menabung. Dengan menabung sedikit-demi sedikit, misalnya hanya 100.000 per bulan. Maka dalam dua tahun sudah terkumpul 2.400.000.

Motivasi Menabung yang Salah

Ok, tanpa mempersingkat kata, berikut 2 motivasi menabung yang salah.

1. Menabung karena gengsi

Anda bekerja keras siang dan malam di kota. Anda bekerja tanpa lelah. Terus uang gaji hasil jerih payah Anda tabung di sebuah bank. Dan lama kelamaan tabungan Anda semakin besar dan banyak. Setelah itu, Anda menghabiskan uang tabungan Anda hanya untuk membeli sepeda motor mewah, mobil mewah, atau barang bermerek dengan harga mahal yang fungsinya hanya sebatas untuk mengangkat gengsi Anda.

Ini adalah motivasi menabung yang salah banget. Karena menabung hanya untuk gengsi, tidak ada gunanya. Bayangkan, apa sih gunanya membeli mobil mewah atau sepeda motor mewah? Semua hasil kerja keras Anda hanya terbuang untuk itu. Selain untuk menaikkan gengsi, apa lagi gunanya? Kalau dikatakan gunanya untuk memudahkan berpergian, sebagai transportasi, kenapa tidak membeli sepeda motor atau mobil yang lebih sederhana saja.

Daripada untuk membeli mobil mewah, sepeda motor mewah atau barang bermerek dengan harga mahal, lebih baik uang tabungan yang sudah Anda simpan diinvestasikan. Hal ini lebih bermanfaat. Atau, misal Anda bekerja keras di kota, ketika pulang kampung, Anda gunakan uang tersebut untuk membeli lahan, hal tersebut sangat baik untuk investasi.

2. Menabung karena suruhan orang

Ada dari kita yang menabung karena suruhan orang. Misalnya, Anda bekerja keras siang dan malam. Dan Anda mendapatkan gaji hasil jerih payah Anda. Terus uang tersebut tidak ingin Anda gunakan. Teman Anda menyarankan untuk menabung di bank agar suatu saat bisa digunakan uang tersebut untuk foya-foya. Dan Anda mengikuti hal tersebut.

Kalau hal tersebut Anda lakukan, berarti Anda menabung dengan cara yang salah. Menabung karena kesadaran diri sendiri, bukan karena rekomendasi teman yang nantinya digunakan untuk foya-foya. Uang Ada akan terbuang percuma kalau demikian.

Uang yang digunakan untuk foya-foya, maka akan dengan cepat, secepat angin yang berlalu akan habis tidak tersisa. Uang yang Anda hasilkan selama ini akan habis, dan nantinya Anda menyesali hal tersebut.

Sama sih dengan menabung karena gengsi. Yang ujung-ujungnya berfoya-foya. Membeli sepeda motor mewah, mobil mewah, atau barang bermerek dengan harga yang sangat mahal. Dan hal itu tidak ada gunanya, selain meningkatkan gengsi semata. Ingat, gengsi itu tidak bertahan lama. Hanya bertahan sebentar saja. Palingan satu atau dua bulan gengsi itu bakal redup.

Penutup

Ada beberapa orang yang masa mudanya, ketika dia masih energik dan bersemangat, mempunyai finansial yang cukup banyak. Orang lain terkagum-kagum dengan kemampuan finansialnya. Namun di masa tuanya, kemampuan finansialnya amat kacau. Seolah uang yang dia hasilkan di masa muda raib tidak tersisa.

Kenapa hal terseut bisa terjadi? Salah satunya karena pada masa mudanya malas menabung atau menabung dengan cara yang salah. Uang tersebut habis dipakai untuk masa mudanya.

Maka dari itu, jangan menyia-nyaiakan uang Anda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here