Kenapa Smartphone Terasa Lambat Setelah 2 Tahun?

Ini sering menjadi dilema, sudah beli smartphone mahal-mahal. Sudah keren banget dirasakan. Namun, setelah 2 tahun rasanya smartphone rasanya kok lambat banget. Kok bisa seperti ini ya?

Hal ini bukan hanya smartphone kelas murah. Terkadang juga menyerang smartphone kelas menengah. Smartphone kelas atas juga berpengaruh juga sih.

Ini adalah misteri yang sangat sulit terpecahkan. Perlu pendalaman karakter untuk menemukan hal ini. Kenapa? Karena tergantung orangnya juga sih, hehhe πŸ˜€

1. Upgrade OS Lebih Baru

Iya, ketika ada upgrade secara tidak langsung membutuhkan spesifikasi hardware yang lebih tinggi. Ditambah perkembangan hardware semakin berkembang setiap tahun. Bahkan perkembangannya bisa dikatakan tahap ekstrim.

Bisa jadi nih, beli smartphone pada bulan 3, sudah spesifikasi terbaru nih. Tiba-tiba keluar smartphone terbaru pada bulan 8. Eh, setelah dilihat spesifikasi, smartphone muncul bulan 3 berbeda jauh.

Jadi, ketika 2 tahun ke depan. OS membutuhkan spesifikasi hardware lebih tinggi untuk berjalan optimal. Kebetulan hardware yang dimiliki pas minimun atau tidak mencukupi tapi terpaksa upgrade OS. Akhirnya, megap-megap tuh smartphone.

2. Update Aplikasi Lebih Baru

Iya sama dengan upgrade OS. Ketika update aplikasi ke yang lebih baru berarti butuh hardware yang mumpuni. Untuk tahun ini misalnya membutuhkan RAM 3 GB. Eh, 1 tahun kemudian membutuhkan RAM 4 GB. Dipaksa lagi tuh update aplikasi, kebetulan memang aplikasinya bagus banget. Nasib smartphone jadi lambat deh.

Jadi, sebelum melakukan update, periksa dulu spesifikasi minimum yang dibutuhkan. Tapi mah, namanya pengguna gitu sedikit malas memeriksa demikian. Kalau ada kata β€œupdate”, langsung cari internet untuk melakukan update.

Memang, update terbaru pada aplikasi membuat aplikasi semakin lancar sih. Dan juga pastinya fitur-fitur baru semakin menggoda.

3. Banyak Aplikasi Berjalan di Latar Belakang

Coba bayangin, selama 2 tahun sudah berapa banyak aplikasi yang diinstal. Nah, mungkin di setiap aplikasi itu berjalan di latar belakang. Artinya, aplikasi tetap berjalan walaupun ditutup.

Akibatnya akan menghabiskan banyak RAM. Kalau RAM yang digunakan banyak, tentu smartphone akan lambat. RAM itu gunanya untuk mengerjakan aplikasi, jadi kalau banyak hal yang RAM kerjakan tentu dia kewalahan.

Kalau bisa nih, batasi aplikasi yang berjalan di latar belakang. Jangan semua ijinkan, kalau ini mah bikin cepat lemot deh tuh smartphone πŸ™

4. Banyak Photo Selfie atau Video

Ini yang sering banget terjadi. Smartphone terasa lambat gitu ya, walaupun smartphone flagship. Kalau dilihat dari spesifikasi hardware ternyata canggih banget. Tapi kok lemot.

Setelah diperiksa lebih lanjut, ternyata yang membuat lemot tuh kebanyakan photo selfie atau video. Sehingga menghabiskan memori internal. Padahal sudah muncul peringatan memori internal akan penuh, tapi masih saja dipaksa.

Dan inilah yang sebagian besar membuat smartphone terasa lambat. Kita kadang tidak menyadari hal ini. Oh ya, semakin terbaru aplikasi, maka semakin banyak memori internal yang digunakan. Jadi, ketika melakukan update aplikasi, maka secara tidak langsung memakan memori internal.

Jadi kesimpulannya. Smartphone terasa lambat tuh bisa terjadi beberapa faktor. Bisa memang smartphonenya kali yang sudah tua. Spesifikasi hardware sudah tidak mumpuni lagi untuk menjalankan OS dan aplikasi terbaru.

Atau bisa juga karena pengguna. Kebanyakan file sehingga menghabiskan memori internal.

Jadi, bijaklah menggunakan smartphone walau itu sulit πŸ˜€

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here