Francis William Aston Penemu Spektograf Massa

Francis William Aston

Francis William Aston (1877-1945), fisikawan Inggris penemu spektograf massa dan peraih hadiah Nobel kimia (1992).

Ahli fisikawan yang telah berhasil menemukan alat yang sangat berguna hingga zaman sekarang ini. Alat yang berhasil di temukan, terus digunakan. Bahkan merupakan salah satu alat yang penting.

Dengan alat yang dia temukan, banyak sekali penemuan yang ditemukan. Salah satunya adalah isotop dari atom tersebut. Maka semakin terkuak akan misteri dari atom tersebut. Dengan menemukan dari isotop atom, maka mempelajari mengenai atom sedikit lebih mudah.

Banyak ahli kimia melakukan percobaan dengan menggunakan spektograf massa, karena memang sangat efektif untuk menentukan massa atom.

Karyanya menghasilkan studi pertama yang digunakan untuk semua unsur. Hasilnya merupakan pengetahuan yang tidak ternilai harganya.

Francis Aston lahir di Harborne, Birmingham, Inggris, pada 1 September 1877 dan meninggal di Cambridge, Inggris pada 20 November 1945. Dia menjalani pendidikan di Malvern College, Universitas Birmingham, dan Trinity College, Universitas Cambridge.

Pada tahun 1919 Francis William Aston membuat spektograf massa yang pertama. Spektograf massa adalah alat untuk mengukur massa suatu atom. Dengan alat ini Aston memperlihatkan bahwa berbagai unsur merupakan gabungan dari dua atau lebih isotop yang berat atomnya sedikit berbeda. Dia dapat memisahkan atom-atom yang berbeda massanya dengan tepat. Aston menemukan 212 dari 218 isotop yang terjadi secara alamiah.

Dengan menggunakan spektograf masa, Aston mampu mengenali 212 isotop yang pernah ada. Penemuan tersebut mampu mendorong terciptanya “Aturan Bilangan Murninya”. Aturan tersebut menyatakan, “Massa isotop oksigen yang telah ditetapkan, maka semua isotop lainnya memiliki massa yang kurang lebih hampir sama dengan bilangan murni.” Aturan ini sangat penting untuk perkembangan teknologi energi atom.

Karya Aston, yang akurasinya mencapai 0,1 persen, adalah studi kuantitatif pertama yang dapat diterapkan pada semua unsur. Karena penemuan ini dia menerima banyak penghargaan, antara lain hadiah Nobel kimia pada tahun 1922 dan Royal Medal. Dia juga diangkat menjadi Anggota Royal Society pada 1921. Dia menulis Isotop (Isotopes, 1922) dan Spektograf Massa dan Isotop (Mass-Spectra and Isotopes, 1988).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here