9 Cara Mengajari Anak Menulis dengan Rapi dan Benar

cara mengajari anak menulis

Cara melatih anak menulis cepat dan rapi memang harus dibiasakan sejak dini. Agar semakin terbiasa sang anak. Jika tidak dibiasakan, nanti dia akan malas menulis kalau sudah besar. Padahal menulis itu erat kaitannya dengan perkembangan zaman saat ini. Rasanya zaman ini tulisan itu sangat menentukan. Maka dari itu, yuk cari tahu cara mengajari anak menulis dengan rapi dan benar.

Cara mengajari anak menulis membutuhkan kesabaran. Karena berusaha untuk si anak menjadi pandai menulis, kalau bisa menjadi kebiasaan untuknya. Dan juga, jangan membuat melatih anak menulis terkesan memaksa. Karena anak tidak suka yang namanya dipaksa.

Kalau bisa, buatlah suasana yang nyaman, ringan, dan penuh permainan. Dengan demikian, si anak semakin bersemangat untuk menulis. Baik itu cara mengajari anak menulis angka maupun huruf.

9 Cara Mengajari Anak Menulis

Baiklah, berikut 9 cara mengajari anak menulis dengan rapi dan benar.

1. Memulai berlatih memegang pensil

Pertama tuh memulai berlatih memegang pensil. Ajari bagaimana cara memegang pensil yang benar. Jangan sampai si anak salah dalam hal memegang pensil. Karena nantinya menentukan tulisan si anak.

Tentunya awalnya si anak tidak merasa nyaman saat memegang pensil, hal ini sangat wajar. Mungkin si anak akan memegang pensil dengan cara yang tidak lazim. Inilah peran Anda untuk mengajari memegang pensil yang baik dan benar.

Ajari, kalau bisa demosntrasikan dan biasakan cara memegang pensil yang benar. Dengan benarnya si anak memegang pensil, maka menulis akan semakin rapi dan benar. Oh ya, pertama pensil terlebih dahulu. Karena pensil bisa dihapus. Nanti saat SD, bakal diajari nanti cara memegang pena. Fokus ke pensil terlebih dahulu.

2. Berlatih menulis sesuai garis kertas

Pertama pastinya, ketika baru belajar menulis, tulisan bakal seperti naik gunung, yang makin ke kanan makin ke atas. Atau seperti turun gunung, yang makin ke kanan semakin ke bawah, curam pula itu penurunannya.

Hal tersebut memang wajar. Anda pun mungkin pada saat belajar menulis bakal seperti demikian. Atau sekarang juga masih demikian. Terkadang tulisan seperti naik gunung atau turun gunung.

Padahal tulisan yang datar itu sangat baik. Maka untuk membiasakan tulisan yang rapi, biasakan si anak menulis sesuai garis kertas. Hal tersebut cukup efektif. Biarkan si anak terlihat kaku, tapi nantinya akan terbiasa. Sehingga ke depan tulisannya semakin rapi, tidak lagi naik gunung maupun turun gunung.

3. Mulailah menulis satu huruf

Sesuaikan Minat dan Kesukaan

Pada saat si anak belajar menulis, jangan langsung mengajari menulis satu kalimat pada anak. Tentu saja dia akan bingung. Bukan bingung lagi, bahkan bakal lari karena dia menganggap menulis itu terlalu susah.

Maka cobalah menulis satu huruf terlebih dahulu. Mulai dari huruf “a”. Latihlah huruf “a” berkali-kali sampai tulisan huruf tersebut sudah benar. Setelah huruf “a” lalu huruf “b”, begitu juga, berlatih sampai si anak benar-benar baik. Pelan-pelan dalam berlatih huruf tersebut. Minimal satu huruf tuh dua hari. Jangan sampai satu hari itu berlatih empat huruf.

Jangan terburu-buru mengajari anak. Karena hal tersebut sangat tidak baik. Kalau tidak salah, guru TK menggunakan metode belajar menulis untuk anak TK dibuat demikian. Bisa jadi selama dua hari hanya berlatih huruf yang sama terus-menerus. Hal tersebut untuk membiasakan si anak, dan agar tidak meninggalkan kesan memaksa pada anak. Hal tersebut sangat penting.

4. Sabar dalam mengajari

Baik itu cara mengajari anak menulis dan membaca atau cara belajar menulis anak 3 tahun membutuhkan kesabaran dalam menulis. Karena hal ini sangat perlu. Kesabaran itu adalah harga mahal.

Tentunya si anak bakal banyak tingkahnya. Namanya si anak masih belum tahap belajar, masih ingin bermain-main. Dan si anak masih dalam tingkat aktif bergerak. Bergerak ke sana, bergerak ke sini, seperti tidak ada lelahnya.

Sebaiknya berikan kata yang lemah lembut, karena perkataan lemah lembut mampu meluluhkan hati. Jangan berkata kasar, karena hal tersebut membuat si anak takut dan meninggalkan kesan trauma. Anda tentu tidak mau bukan anak Anda takut menulis karena trauma akan suara Anda yang meninggi saat mengajarinya menulis.

5. Berikan contoh menulis yang rapi dan benar

Pemberian contoh itu sangat penting dalam proses pembelajaran. Karena hal tersebut sangat memudahkan siapapun dalam memahami sesuatu. Anda juga bukan, dengan adanya contoh yang baik, Anda semakin mudah memahami.

Begitu juga dengan anak. Jangan hanya menekankan berlatih terus, namun berikan contoh menulis yang rapi dan benar. Si anak tentunya bakal memperhatikan, dan berusaha untuk mengikuti contoh yang Anda berikan.

Demikian, proses berlatih semakin terarah dan mudah. Si anak menemukan bimbingan bagaimana menulis yang rapi dan benar. Dan juga, si anak bakal bersemangat, semakin termotivasi, melihat tulisan Anda yang begitu rapi dan benar.

6. Biasakan anak berlatih sampai terbiasa

Nah, ini juga sangat penting. Cara mengajari anak menulis dengan rapi dan benar harus membiasakan anak berlatih sampai terbiasa. Jangan bolong-bolong saat melatih anak menulis. Hari ini berlatih, keesokan harinya tidak sampai satu minggu kemudian tidak berlatih. Dan minggu depan mulai berlatih menulis, tentu si anak lupa dengan latihan yang diberikan.

Bagusnya sih setiap hari anak berlatih menulis. Namun, hanya beberapa menit saja, misal hanya lima belas menit. Berlatih lima belas menit setiap hari lebih baik daripada berlatih selama tiga jam namun dua minggu sekali.

Ala bisa karena terbiasa. Maka buat si anak terbiasa menulis, maka lama kelamaan si anak akan bisa menulis yang rapi dan benar. Kalau si anak sudah terbiasa menulis, maka untuk memberikan pengajaran pada tingkat yang lebih advance (misal: memulai menulis cerpen), bakal lebih mudah.

7. Berlatih juga menulis di papan tulis

Ada gitu orang yang cantik banget bila menulis di buku tulis, namun tidak begitu bagus bila menulis di papan tulis. Nah, untuk menghindari hal tersebut, cobalah melatih anak menulis di papan tulis. Ya, kalau papan tulis ada sih. Tapi rasanya, harga papan tulis putih tidak begitu mahal sih.

Tentunya memulai berlatih menulis di papan tulis, setelah si anak telah terbiasa menulis di buku tulis. Dengan demikian, si anak tidak begitu kesulitan memulai menulis di papan tulis. Jika si anak belum terbiasa menulis di buku tulis, jangan coba-coba untuk memulai menulis di papan tulis.

Siapa tahu masa depan anak sangat erat kaitannya dengan papan tulis, misal si anak menjadi guru. Jika sudah terbiasa menulis di papan tulis, tentunya si anak nantinya tidak kesulitan. Namun hal yang perlu diingat, sebaiknya gunakan papan tulis putih dengan spidol. Jangan berikan papan tulis dengan kapur, karena hal tersebut tidak baik untuk kesehatan si anak. Dan jangan biarkan si anak menghirup tinta spidol, hal tersebut juga tidak baik untuk kesehatan pada anak.

8. Gunakan permainan untuk berlatih menulis

olahraga

Permainan untuk sangat baik untuk mengatasi anak malas menulis di sekolah maupun di rumah. Karena si anak, memang pada masanya adalah bermain. Dia tidak bisa untuk berpikir serius, apalagi dipaksa untuk berpikir dewasa.

Pada perkembangan anak, bermain dan belajar merupakan dua hal yang tidak terpisahkan. Maka dari itu, menggabungkan permainan dalam belajar sangat diperlukan. Dengan belajar dan bermain, tidak hanya meningkatkan intelegensinya saja, namun juga kemampuan berkomunikasi, emosional, dan keaktifan si anak (Samuelsson, IP, Carlsson, Ma).

Buatlah suasana yang riang dan penuh permainan dalam mengajari anak menulis. Dengan demikian, si anak bakal semangat mengikuti arahan Anda. Selain itu, juga meningkatkan kecerdasan lainnya. Sekali mendayung dia tiga pulau terlampaui.

9. Katakan menulis itu banyak manfaatnya

Terkadang ada juga orang berpikir tidak akan melakukan sesuatu jika tidak ada manfaatnya. Ada juga yang semakin bersemangat jika dia tahu manfaat apa yang dia kerjakan saat ini.

Maka dari itu, untuk meningkatkan semangat anak Anda dalam berlatih menulis, katakan manfaatnya menulis. Tentu saja dengan gaya bicara yang lembut dan pelan., jangan tergesa-gesa.

Tapi, dalam mengatakan manfaat menulis tersebut, katakan dengan bahasa yang ringan dan mudah dimengerti. Sebaiknya gunakan bahasa yang mudah dipahami anak.

Penutup

Demikian 9 cara mengajari anak menulis dengan rapi dan benar. Memulai sejak dini tentu memberikan manfaat yang besar bagi perkembangan anak. Namun harus diingat, berlatih dengan cara yang menyenangkan. Sebaiknya hindari berlatih dengan terkesan memaksa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here