5 Biaya yang Dikeluarkan Tanpa Disadari Menguras Rekening

Biaya yang Dikeluarkan Tanpa Disadari

Siapapun pasti kesal dong, bila saldo di rekeningnya berkurang drastis tanpa pernah digunakan. Wah … kesal banget tuh. Eits, jangan langsung berpikiran buruk dulu. Bisa jadi ya … karena memang ada pihak lain yang mencuri, tapi … bisa jadi tuh karena ada sejumlah biaya yang dikeluarkan oleh pihak bank. Maka dari itu, kenali 5 biaya yang dikeluarkan tanpa disadari menguras rekening.

Sebenarnya, hampir semua rekening bank mengalami hal tersebut, tapi seringkali kita tidak menyadarinya. Kenapa? Karena berkurangnya itu sedikit banget, ditambah kalau kita tidak jeli melihat buku tabungan, wah … makin tidak diperhatikan tuh.

Biaya Yang Dikeluarkan Tanpa Disadari

Ok, tanpa mempersingkat kata, berikut 5 biaya yang dikeluarkan tanpa disadari menguras bank.

1. Biaya untuk administrasi bank

Setiap bank pasti ada biaya untuk administrasinya. Ada sih bank yang tidak menggunakan biaya administrasi, tentu saja dengan fasilitas terbatas banget. Biasanya, yang bank yang biasa digunakan konsumen dengan fasilitas terbaik menggunakan biaya administrasi. Tentu saja tiap bank memberikan biaya administrasi yang bervariasi. Maka dari itu, sebelum membuka rekening baru, sebaiknya tanya saja biaya administrasi.

Berapa sih jumlah biaya administrasi? Setiap bank punya patokannya, tentu saja ada UU yang mengatur hal tersebut. Ada yang 5.000, ada yang 10.000, ada juga yang 20.000 per bulan. Jika dilihat, jumlahnya memang sedikit, sehingga kadang tidak disadari.

2. Biaya untuk penalti

Apa itu biaya penalti? Jika jumlah saldo di rekening memiliki jumlah kurang dari jumlah minimal yang telah ditetapkan oleh bank. Maka dari itu, terkenalah biaya untuk penalti. Tentu saja biaya untuk penalti berbeda setiap bank.

Sehingga, karena biaya untuk penalti ini, lama kelamaan jumlah saldo di rekening semakin menipis hingga habis. Hehe, kadang kalau orang malas memindahbukukan ke bank lain, biasanya mereka melakukan tarik tunai hingga ke batas minimal yang telah ditetapkan bank. Setelah itu, rekeningnya akan otomatis terhapus, karena biaya untuk penalti.

3. Biaya untuk pergantian kartu debit atau buku rekening

Jika kartu debit hilang atau rusak, Anda ingin membuat kartu debut baru, maka pihak bank memberikan penggantian kartu yang baru, biasanya dikenakan biaya dengan jumlah tertentu. Jumlah tersebut berbeda setiap bank. Begitu juga dengan buku rekening. Jika catatan di buku rekening sudah penuh, mau tidak mau harus mengganti buku rekening, tentu saja saat mengganti buku rekening ada biaya yang harus dikeluarkan. Walaupun biaya tersebut tidak sampai ratusan ribu rupiah sih.

4. Biaya untuk pembayaran tagihan

Biaya untuk pembayaran tagihan bisa beragam, seperti: tagihan listrik, PDAM, pulsa hingga internet. Nah, pada saat pembayaran tersebut, pasti ada yang namanya biaya admin. Jumlahnya juga beragam menurut bank masing-masing. Biasanya tidak sampi puluhan ribu rupiah, masih menyentuh level ribuan rupiah per transaksi.

5. Biaya untuk transfer bank ke bank lain dan tarik tunai antar bank

Jika melakukan transfer dengan bank yang sama sih tidak ada dikenakan biaya. Namun, untuk antar bank, maka dikenakan biaya untuk melakukan tersebut. Jumlahnya juga bervariasi, namun tidak sampai puluhan ribu rupiah.

Begitu juga tarik tunai antar bank, misal dilakukan di ATM bank dengan logo ATM BERSAMA, misal, rekening bank Anda adalah BNI, Anda ingin menarik uang di ATM bank BRI, maka akan dikenakan potongan biaya untuk melakukan tersebut. Walaupun jumlahnya tidaklah banyak.

Demikianlah 5 biaya yang dikeluarkan tanpa disadari menguras rekening. Maka dari itu, mulailah tajam penglihatan dan pemikiran, memperhatikan setiap uang yang masuk dan keluar dari rekening kita.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here