Asam Sulfat (Pengertian, Pembuatan, Reaksi, dan Kegunaan)

Asam Sulfat (Pengertian, Pembuatan, Reaksi, dan Kegunaan)

Tahukah Anda apa itu asam sulfat? Asam sulfat adalah suatu bahan kimia dengan lambang H2SO4, udah itu saja. Yang lain? Asam sulfat merupakan asam kuat yang memiliki sifat membuat luka bakar. Jadi kalau kena kulit maka tampak seperti luka bakar. Bukan hanya itu saja, asam sulfat bisa juga disebut air keras. Oh … macam itu. Jadi apa pengertian, reaksi, dan kegunaan dari asam sulfat?

Pengertian Asam Sulfat

Apa itu asam sulfat? Asam sulfat adalah asam mineral (zat anorganik) yang sangat kuat. Zat ini larut di dalam air. Sebenarnya asam sulfat banyak sekali kegunaan dan merupakan produk utama dalam industri kimia.

Produksi dunia terhadap asam sulfat pada tahun 2001 mencapai 15 juta ton. Saya tidak tahu pada tahun sekarang berapa yang diproduksi. Harga asam sulfat pada tahun 2001 mencapai US$8 juta.

Kegunaan utama dari asam sulfat adalah:

  • Untuk Memproses biji mineral;
  • Untuk sintesis kimia;
  • Untuk proses air limbah;
  • Untuk pengilangan minyak.

Pembuatan Asam Sulfat

Asam sulfat tidak didapat di alam. Asam sulfat merupakan produk buatan.

Asam sulfat diproduksi dari belerang, oksigen dan air melalui proses kontak. Pada langkah pertama, belerang tersebut dipanaskan untuk mendapatkan sulfur dioksida.

S (s) + O2 (g) → SO2 (g)

Selanjutnya sulfur dioksida kemudian dioksidasi menggunakan oksigen dengan bantuan katalis vanadium (V) oksida.

2 SO2 + O2 (g) → 2 SO3 (g) (dengan menggunakan katalis V2O5)

Maka sulfur trioksida diserap ke dalam 97-88 H2SO4 menjadi oleum (H2S2O7) juga dikenal sebagai asam sulfat berasap. Oleum kemudian diencerkan ke dalam air menjadi asam sulfat pekat.

H2SO4 (l) + SO3 → H2S2O7 (l)

H2S2O7 (l) + H2O (l) → 2 H2SO4 (l)

ketika diperhatikan, pelarutan SO3 ke dalam air tidak begitu praktis karena sulfur trioksida dengan air bersifat eksotermik. Reaksi tersebut akan membentuk aerosol korosif yang sulit dipisahkan.

SO3 (g) + H2O (l) → H2SO4 (l)

Untuk berbagai keperluan, terdapat beberapa jenis konsentrasi asam sulfat yang digunakan.

  • 10%, asam sulfat encer digunakan untuk keperluan laboratorium;
  • 33,53%, asam pada baterai;
  • 62,18%, asam pada bilik atau asam pupuk;
  • 73,61%, asam pada menara atau asam glover;
  • 97%, asam pekat.

Reaksi Asam Sulfat

Asam sulfat sangat bereaksi dengan air (ini merupakan fokus saya). Air memiliki massa jenis yang lebih rendah dibandingkan asam sulfat sehingga cenderung mengapung. Sehingga air ditambahkan asam sulfat akan mendidih dengan keras. Reaksi tersebut membentuk ion hydronium.

H2SO4 + H2O → H3O+ + HSO4

HSO4 + H2O → H3O+ + SO42-

Asam sulfat jika direaksikan dengan basa kuat menghasilkan garam.

H2SO4 + NaOH → Na2SO4 + H2O

Ketika asam sulfat bereaksi dengan asam lemah, maka bisa dikatakan asam sulfat berfungsi mengasamkan asam yang lemah.

Asam sulfat jika direaksikan dengan garam (Anda bisa mencobanya di dalam laboratorium) maka akan menghasilkan gas yang sangat pekat. Maka dari itu sebaiknya saat percobaan, gunakanlah masker.

Asam sulfat jika direaksikan dengan kertas maka akan menghasilkan karbon. Prosesnya, kertas tersebut seperti terbakar. Hal seperti itulah yang terjadi bila asam sulfat mengenai kulit kita. Maka sebaiknya hati-hati.

Kegunaan Asam Sulfat

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, asam sulfat digunakan untuk keperluan industri, terutama pada industri kimia.

Oh ya, pada pembuatan pupuk juga diperlukan asam sulfat loh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here