Tingkatkan Ilmu Pengetahuan Melalui Televisi

Tingkatkan Ilmu Pengetahuan Melalui Televisi

Acara televisi banyak khusus untuk hiburan semata, sedikit yang bertujuan meningkatkan ilmu pengetahuan. Hmm … bisa juga sih. Tapi, walaupun kebanyakan hiburan, ada juga kan untuk ilmu pengetahuan. Nah, acara ilmu pengetahuan ini yang sebaiknya kita manfaatkan.

Ya … walaupun diakui kalau televisi berisi ilmu pengetahuan sedikit membosankan. Sudah acara tidak menarik, plus otak dipaksa bekerja dua kali lipat lagi, aduh … double maksa. Memang sih, sedikit sulit sih membuat video menarik namun kaya akan ilmu pengetahuan. Kalau membuat video menarik tanpa ada ilmu pengetahuan sih sedikit mudah.

Jadi, mari kita tingkatkan ilmu pengetahuan melalui televisi. Bagaimana caranya?

1. Tonton film bahasa asing

Ok, siapa sih yang tidak suka melihat film Hollywood, Bollywood, Thailand, Jepang, atau Korea gitu. Rata-rata kita mempunyai kesukaan akan film tersebut. Namun, jika selama ini kita tidak memanfaatkan film tersebut untuk melatih kemampuan berbahasa, sebaiknya mulai kita berlatih.

Caranya? Misalnya nih film Hollywood, itu kan bahasa inggris. Kalau selama ini menonton menggunakan subtitle, coba deh menonton tanpa subtitle, lebih menantang. Dengan demikian, kita semakin terbiasa mendengar dan mengerti percakapan bahasa inggris.

Sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui. Hiburan dapat dan ilmu pengetahuan juga dapat.

Mungkin Anda masih noob gitu, masih pemula. Coba deh pertama nonton film Hollywood menggunakan subtitle. Lalu coba deh menonton film yang sama tanpa menggunakan subtitle.

2. Ikut-ikutan menjawab kuis

Program televisi tidak melulu masalah sinetron. Sesekali ada tuh program kuis. Seru sih melihat program kuis. Maka dari itu, coba deh serius menjawab kuis. Kalau perlu sediakan alat tulis, hehe.

Program kuis di televisi memang mengambil pengetahuan umum. Namun karena pengetahuan umum tersebut dimanfaatkan. Sehingga ilmu pengetahuan yang Anda miliki semakin luas. Malu dong ilmu pengetahuan yang didapat hanya dari bangku sekolah saja tapi minim ilmu pengetahuan umum.

Kalau perlu main seru-seruan. Ajak gitu orang yang bisa diajak, seperti teman, saudara, orang tua, dll, sehingga sama-sama menjadi kuis. Daripada asyik sendiri menonton televisi, lebih baik asyik ramai-ramai menonton televisi.

3. Dengarkan program berita

Iya ya, kadang bosan gitu mendengarkan berita. Kecuali pada berita-berita tertentu baru semangat mendengarnya. Namun, apa salahnya sekali-kali mendengarkan berita. Untuk mengetahui perkembangan dunia loh.

“Kan sudah ada media online.”

Iya juga sih, sekarang media online sudah marak. Bahkan mungkin beritanya lebih update daripada yang di televisi. Namun, dengan melihat televisi, kita bisa melihat video berita secara langsung. Kalau media online kan cuman foto. Eh, ada juga sih media online yang mencantumkan video tapi jarang.

4. Ikuti program televisi yang menambah ilmu pengetahuan

Walaupun terkadang bosan sih. Seperti program mengenai tempat indah gitu, atau masak-masakan, atau jalan-jalan, atau apa saja deh yang intinya memberikan informasi menarik mengenai ilmu pengetahuan umum. Tentu saja ini sangat berguna.

Mungkin sudah Anda rasakan. Mendengar ilmu pengetahuan, dikemas dengan menarik, disertai dengan video yang memukau, lebih cepat diserap otak daripada hanya dibaca. Kalau dipikir-pikir, rata-rata program televisi mengenai ilmu pengetahuan populer, tercantum di beberapa buku ilmu pengetahuan atau tercantum di media online. Tapi gimana gitu, kalau melihat dengan video lebih cepat lengket ke otak.

Kesimpulan

Tontonan televisi sebenarnya bukan hanya sinetron mulu. Tapi ada beberapa tontonan yang bermanfaat. Sekali-kali, tontonlah program televisi yang bermanfaat.

Manfaatkan televisi sebaik-baiknya

“Bolehkah menonton sinetron?”

Boleh sih, karena itu hiburan. Tapi jangan asyik menonton sinetron mulu. Ada juga dong menonton program televisi yang menunjang ilmu pengetahuan umum.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here