Tidak Punya Waktu menulis? Cobalah Meluangkan Waktu Anda

Tidak Punya Waktu menulis

Menulis memang gampang, tapi merupakan kegiatan yang sangat membosankan. Rata-rata, menulis hanya butuh satu atau dua jam saja. Namun, sangat sedikit orang yang bisa meluangkan waktu untuk menulis. Banyak yang berkata kalau dia tidak punya waktu menulis, tapi sebenarnya itu adalah alasan saja. Haha, saya katakan itu alasan karena … dia tidak meluangkan waktu untuk menulis.

Hal tersebut berlaku untuk orang yang sudah punya inspirasi menulis tapi tidak disegerakan untuk menulis. Alhasil, inspirasi tersebut tenggelam di lautan terdalam. Bagi yang memang tidak suka menulis, sampai kapanpun bakal malas menulis.

Banyak yang bilang kalau menulis membutuhkan mood yang bagus. Jika mood bagus, maka tulisan semakin bagus. Saya menganggap hal itu memang benar. Sepanjang saya menulis, mood merupakan senjata utama saya.

Ok, back to topic, jika Anda sudah punya ribuan inspirasi, tapi tidak punya waktu menulis. Sebaiknya apa yang Anda lakukan?

Ciptakan Waktu Anda Sendiri

Ciptakan Waktu Anda Sendiri

Tidak ada yang bisa mengatur diri Anda, Anda sendirilah yang bisa mengatur diri sehingga tidak punya waktu menulis. Jika Anda memang orang yang sibuk, bangun pagi pulang malam. memang kalau dipikir-pikir, Anda tidak akan mempunyai waktu untuk menulis. Tapi itu salah.

Inilah yang saya maksud, “ciptakan waktu Anda sendiri”. Apa maksudnya?

1. Menulis di Pagi Hari/Malam Hari
Sebelum Anda beraktivitas, kenapa tidak menulis terlebih dahulu. Setelah bangun pagi, usahakan mandi, sarapan, dan jangan dulu berangkat kerja. Hidupkan komputer/laptop dan mulailah menulis. Walaupun hanya dalam waktu singkat, ±15 menit, namun itu memberikan efek yang bagus untuk tulisan Anda.

Atau ketika malam hari hendak tidur. Luangkan waktu ± 30 menit untuk menulis. Tidak masalah Anda hanya bisa menyelesaikan dua atau tiga paragraf. Yang penting Anda menulis.

Memang berat, maka dari itu mulailah membiasakan diri. Lama kelamaan bakal terbiasa kok.

2. Di Saat Istirahat, Luangkan Waktu
Setiap pekerjaan, pasti ada yang namanya istirahat. Waktu istirahat yang diberikan juga beragam. Ada yang satu jam, dua jam, bahkan ada yang tiga jam. Pertanyaannya, dibuang ke mana waktu istirahat Anda?

Pertama, Anda mungkin mengisi perut dan dahaga Anda. Oh ya, mengistirahatkan otak Anda dari pekerjaan juga Anda lakukan saat istirahat. Namun kegiatan itu hanya ±30 menit saja. Setelah itu, apa yang Anda lakukan? Kebanyakan orang akan mengobrol santai sampai waktu istirahat berakhir.

Bagaimana dengan opsi ini. Anda mengisi perut dan dahaga Anda, setelah itu menulis ±30 menit lalu diakhiri dengan obrolan santai sesama teman. Tentu saja, tulisan Anda semakin berkembang bukan?

Memang saya akui. Menulis di sela waktu istirahat sangat susah dilakukan. Hal ini karena tekanan teman sekantor yang mengajak bicara. Kecuali kalau orang tersebut memang ansos.

Begitu juga jika Anda sekolah atau kuliah. Kenapa tidak meluangkan waktu istirahat saja untuk menulis? Ya … walaupun hanya satu atau dua paragraf saja, yang penting nulis, hihihi.

Paksa Diri Untuk Menulis

paksa diri untuk menulis

Seperti yang dikatakan sebelumnya, menulis adalah kegiatan yang sangat membosankan. Hanya di awal-awal saja menulis itu menyenangkan. Tapi lama-kelamaan menulis itu membosankan dan rasanya tidak punya waktu menulis. Nah, bagaimana cara untuk menyikapi hal tersebut? Mau tidak mau Anda harus memaksa diri untuk menulis.

Mungkin, cara termudah untuk memaksa diri untuk menulis dengan memberikan motivasi menulis. Tapi ya … untuk mendapatkan motivasi juga tidak mudah. Maka dari itu, ijinkan saya memberikan motivasi sederhana.

1. Tulisan Anda Akan Berguna Bagi Orang Lain
Yang namanya tulisan adalah berbagi, kecuali bagi tulisan diary. Dan setiap berbagi, pastinya ada manfaat yang diambil orang lain. Maka dari itu, menulislah untuk memberikan manfaat kepada orang lain, hihi. Mungkin Anda tidak sempat membantu orang lain karena Anda sibuk. Bagaimana kalau Anda membantu orang lain melalui tulisan Anda?

2. Tulisan Anda adalah Jeritan Hati Anda
Dahulu, ahli psikologi berkata, tulisan adalah cerminan hati seseorang. Sadar atau tidak sadar, tulisan Anda akan menggambarkan serpihan hati Anda. maka dari itu, banyak orang yang merasa puas setelah menulis.

Mungkin ada sesuatu hal yang tidak bisa Anda ungkapkan. Kenapa tidak menulis saja. Tentu saja, jangan langsung berikan kalimat yang langsung menggambarkan suasana hati Anda. buat itu secara samar-samar.

3. Tulisan Anda Akan Menyelamatkan Anda
pada poin kedua, saya mengatakan kalau tulisan Anda adalah jeritan hati Anda. Maka, ketika jeritan tersebut Anda pendam dalam waktu yang lama, itu akan memberikan efek negatif dalam diri Anda. Maka, sebaiknya jeritan hati Anda, Anda ungkapkan. Walaupun tidak semua, walaupun hanya 0,1% jeritan hati Anda, itu akan menyelamatkan Anda.

Waktu Akan Terus Berjalan, Selanjutnya Terserah Anda

Apa maksud saya? Waktu memang tidak bisa berhenti. Mungkin, jika ada alat untuk menghentikan waktu. Alat tersebut akan terus diburu manusia. Karena waktu adalah sesuatu yang berharga. Waktu bergerak tanpa disadari. Anda tidak akan menyadari kalau Anda telah menghabiskan 20 tahun hidup Anda.

Maka dari itu, jangan pernah berharap waktu akan berpihak kepada Anda. Andalah yang mengatur waktu. Anda tidak punya waktu menulis, maka buatlah waktu itu. Anda tidak punya motivasi untuk menulis, maka carilah motivasi itu.

Jangan berharap waktu akan berhenti, waktu akan terus berjalan.

2 COMMENTS

  1. Kalau mau nulis, dulu suka pakai netbook…ketik via keyboard. Tapi sekarang malas2an…sukanya ngetik sambil tiduran, hihi.

    Yuuuk semangat nulis!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here