Perbedaan Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif

Perbedaan Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif

Pada saat ingin mengerjakan skripsi, karya ilmiah, thesis, disertasi, dll, pastinya akan dihadapkan dengan penelitian kuantitatif maupun penelitian kualitatif. Keduanya berbeda dan tidak bisa disatukan, hahaha. Perbedaan keduanya begitu kecil pula tuh. Terkadang, kita merasa mengerjakan penelitian kualitatif, padahal itu penelitian kuantitatif. Maka dari itu, kita harus tahu apa perbedaan penelitian kuantitatif dan kualitatif.

Memang sih tidak dicantumkan dalam skripsi, karya ilmiah, tesis, disertasi, dll. Tapi, menurut pengalaman saya, saya ketika sidang ditanya dosen penguji. Saya ini mengerjakan penelitian kuantitatif atau kualitatif. Beruntung saya berhasil menjawab pertanyaan dengan benar, tentu saja setelah bertapa ratusan tahun, hahaha 😀

Tanpa mempersingkat kata, berikut perbedaan penelitian kuantitatif dan kualitatif.

1. Penelitian Kuantitatif

penelitian kuantitatif

Penelitian kuantitatif menekankan pada analisis pada data-data numerik (angka-angka) yang diolah dengan perhitungan statistik. Dasarnya, penelitian kuantitatif dilakukan untuk menguji apakah hipotesis yang telah diajukan itu diterima atau ditolak berdasarkan perhitungan statistik.

Dengan penelitian kuantitatif, akan diperoleh signifikansi perbedaan kelompok atau signifikansi hubungan antar variable yang diteliti tentunya. Umumnya, penelitian kuantitatif merupakan penelitian dengan jumlah sampel yang besar.

Misalnya gini deh, “Untuk mengetahui hasil belajar siswa kelas X dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dibandingkan dengan model Konvensional Ceramah. Nah, ada dua variable tuh. Satu hasil belajar siswa dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan satu lagi hasil belajar siswa dengan model Konvensional Ceramah.” Maka untuk mendapatkan hasilnya, dilakukan perhitungan statistik dong.

2. Penelitian Kualitatif

penelitian kualitatif

Penelitian Kualitatif pada umumnya menekankan analisis proses dari proses berpikir secara deduktif dan induktif yang berkaitan dengan dinamika hubungan antarfenomena yang diamati, dan selalu menggunakan logika berpikir ilmiah. Perlu diingat, penelitian kualitatif juga perlu data untuk mendukung logika berpikir ilmiah loh. Cuman, tidak sekompleks pada penelitian kuantitatif. Data tersebut untuk mendukung logika berpikir ilmiah.

Penelitian kualitatif bertujuan untuk mengembangkan konsep sensitivitas pada masala yang dihadapi, menerangkan realitas yang berkaitan dengan penelusuran teori, dan mengembangkan pemahaman akan satu atau lebih dari fenomena yang akan dihadapi.

Misalnya pada penelitian, “Untuk mengetahui berbagai macam penyebab siswa menjadi bandel, merokok, dan suka cabut,” penelitian tersebut memang perlu data, tapi … penelitian ini lebih ditekankan laporan pengamatan berdasarkan pengalaman.

Baca juga: dimana letak perbedaan skripsi, thesis, dan disertasi?

Ok demikian penjelasan singkat mengenai perbedaan penelitian kuantitatif dan kualitatif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here