Menulis dan Tips Menulis yang Baik dan Benar

menulis dan tips menulis

Menulis dan tips menulis yang baik dan benar tentu saja sangat sulit. Apalagi bagi yang belajar menjadi menulis pemula. Namun, walaupun sulit, jika dilakukan dengan sepenuh hati, bakal terasa ringan juga kok. Banyak yang berkata kalau menulis itu tidak sulit, mungkin pendapat itu benar. Dan banyak juga yang berkata kalau menulis itu mudah, mungkin pendapat ini juga benar.

Begitu banyak pendapat mengenai menulis. Kenapa tidak dicoba saja terjun ke dunia menulis. Dan rasakan sensasinya, lalu simpulkan sendiri, apakah menulis itu sulit atau mudah.

Menulis dan Tips Menulis

Oh ya, apa sih definisi menulis itu? Pengertian menulis wikipedia menyebutkan, “Menulis adalah kegiatan menciptakan suatu catatan atau informasi pada suatu media yang menggunakan aksara atau huruf.”

Sedangkan pengertian menulis menurut KBBI (Kamus besar Bahasa Indonesia) adalah, “Membuat huruf, angka dan sebagainya dengan menggunakan alat tulis (pena, pensil, kapur, dan sebagainya) dan melahirkan pikiran atau perasaan (mengarang cerita fiksi maupun nonfiksi dan membuat tulis).”

Jadi, menulis itu adalah kegiatan untuk membuat catatan maupun informasi yang menghibur atau bermanfaat, dan diterbitkan di suatu media. Media di sini bisa dalam bentuk media cetak maupun media elektronik. Oh ya, media cetak tidak hanya di surat kabar, majalah, atau buku penerbitan, buku yang Anda tulis untuk catatan harian juga termasuk juga loh.

Sejatinya, menulis itu sangat menyenangkan, bila dilakukan berdasarkan hati nurani. Namun, jika tidak berdasarkan hati nurani, menulis itu adalah sesuatu yang berat. Contohnya, berapa banyak mahasiswa yang mengeluhkan mengenai skripsinya. Hal tersebut karena dia menulis skripsi tidak sesuai dengan hati nuraninya.

Tips Menulis yang Baik dan Benar

Nah, berikut tips dan trik menulis dan tips menulis yang baik dan benar.

1. Menulis dengan ketulusan dan sesuai hati nurani

Ini merupakan langkah yang baik untuk menulis. Cara menulis yang baik bagi pemula yang pertama kali harus menulis dengan ketulusan dan sesuai hati nurani. Tidak ada gunanya jika dilakukan keterpaksaan. Karena sesuatu yang terpaksa akan berat, dan hasilnya tidak akan bagus.

Jika menulis dengan ketulusan dan sesuai hati nurani tentu tidak akan menjadi beban. Seberat apapun beban yang dirasakan ketika menulis nantinya, tidak akan terasa berat. Justru terasa ringan sekali.

Apakah ada orang yang menulis dengan keterpaksaan? Tentu saja ada. Contohnya, adalah mahasiswa tingkat akhir. Mereka diwajibkan untuk menulis skripsi. Dan sebagian dari mereka kesulitan dalam menulis tersebut. Bahkan ada yang mengambil jalan pintas seperti melakukan copy paste atau membayar orang untuk menulis skripsinya. Hal tersebut karena mereka menulis tidak tulus dan sesuai hati nurani.

2. Gunakanlah kata-kata yang mudah dimengerti

cara mengajari anak menulis

Maksud dari menulis tersebut supaya orang lain membaca dan memahami apa yang ditulis. Maka dari itu, gunakanlah kata-kata yang mudah dimengerti. Semakin mudah dimengerti, semakin bagus dan tentu saja semakin menarik.

Jika bisa, libatkan pembaca. Buat si pembaca berinteraksi dengan tulisan Anda. Bisa dengan memberikan pertanyaan serius, membuat deskripsi tempat dan kejadian yang nyata banget, bahkan membuat cerita yang menyentuh si pembaca.

Oh ya, perhatikan pula target pembaca tulisan Anda nantinya. Jika target pembaca adalah para ilmuwan, tentu saja menggunakan kata-kata science tidak masalah. Namun, jika target adalah khalayak umum, tentu kata-kata science bukan pilihan yang tepat.

3. Tulisan harus fokus, jangan bertele-tele

Tips menulis yang baik berikutnya adalah tulisan harus fokus, jangan bertele-tele. Jika ingin menulis tentang PDKT, fokus ke PDKT saja. Jangan bahas mengenai patah hati, selingkuh, penyebab selingkuh, dll.

Hal tersebut membuat tulisan semakin mudah dibaca dan dipahami artinya. Dengan fokus pada tulisan, tentu juga memudahkan si penulis. Tidak perlu memikirkan hal lain. Cukup fokus memikirkan apa yang dituliskan.

4. Pesan dalam tulisan itu penting

Berikan pesan pada sebuah tulisan. Tentunya tulisan untuk mengajak kebenaran, bukan untuk mengajak keburukan. Semakin tersampaikan pesan dari tulisan, maka semakin baik tulisan tersebut.

Semua tulisan, baik itu tulisan fiksi, mengandung pesan di dalamnya. Apalagi pesan moral, hal tersebut sangat penting bagi tulisan.

5. Perhatikan EYD

Menulis dan tips menulis dalam hal EYD atau sekarang disebut EBI itu sangat penting, jika menulis tanpa memperhatikan EYD tentu akan menghasilkan tulisan yang buruk. Salah satu faktor tulisan itu baik dan benar adalah dengan EYD-nya yang baik dan benar.

Memang sulit mempelajari EYD. Namun, hal tersebut merupakan keharusan. Dengan memahami EYD, maka akan semakin baik tulisan tersebut. Apalagi tanda tulisan, hal tersebut sangat penting.

Misalkan ada contoh:

  • Saya tampan dan pintar?
  • Saya tampan dan pintar!
  • Saya tampan dan pintar.
  • Saya tampan, dan pintar.

Perhatikan, hanya perubahan tanda baca, memberikan arti yang lain pada tulisan. Itulah pentingnya EYD. Bahkan, dalam melihat typo dan kesahan juga sangat penting. Anda juga risih bukan melihat tulisan yang banyak typo dan EYD berantakan? Maka, buatlah tulisan yang bebas dari typo dan EYD benar. Jika Anda risih dengan tulisan Anda, orang lain tentu lebih risih.

6. Editing itu perlu

Setelah menulis apa yang dilakukan selanjutnya? Pertama tuh tulisan diendapkan beberapa hari. Biarkan dulu pikiran jauh dari tulisan. Lalu, baca lagi tulisan tersebut dan lakukan editing. Pangkas beberapa kata yang tidak perlu dan perbaiki masalah typo dan EYD.

Tentunya, setiap tulisan itu mengandung kesalahan. Tidak ada yang sempurna. Untuk mengurangi kesalahan itu, lakukan editing. Pertama edit sendiri dulu. Penulis yang baik adalah penulis yang bagus dalam mengedit tulisannya sendiri.

Jangan malas melakukan editing, karena hal tersebut sangat perlu. Sebelum Anda mengirim tulisan Anda ke penerbit, pastikan tulisan bebas dari typo, EYD bagus, dan kalimat yang mudah dimengerti.

7. Rutin menulis

meningkatkan moodbooster menulis

Nah, disiplin itu penting. Karena menulis itu penuh banyak godaan. Kalau awal mula menulis begitu semangat. Namun, lama-kelamaan rasa malas menulis tersebut bakal tumbuh. Jika malas tersebut diikuti, tentu tulisan tidak akan selesai.

Cobalah untuk rutin menulis. Misalnya, biasakan menulis di pagi hari atau malam hari. Lakukan setiap hari, hingga Anda tidak menyadari kalau menulis merupakan rutinitas harian Anda.

Dengan rutin menulis, tentu mengasah kemampuan menulis. Semakin banyak berlatih, tentu semakin baik kualitas tulisan. Tanpa sadar, jika rutin menulis, tahu-tahu Anda sudah ahli dalam dunia tulis menulis.

8. Mencoba dan mencoba

Tidak ada yang langsung ahli dalam percobaan pertama. Bahkan bayi agar bisa berjalan, perlu beberapa kali percobaan. Jika tulisan pertama terasa sulit sekali dan banyak kesalahan, jangan menyerah. Menulis lagi dan lagi, hingga terbiasa menulis.

Kalau ditolak penerbit itu wajar kok. Tapi walau demikian, jangan menyerah. Teruslah belajar memperbaiki tulisan. Awalnya tulisan itu kurang bagus, lama-kelamaan bakal bagus. Setelah tulisan bagus, tentu penolakan dari penerbit itu akan jarang terjadi.

Penutup

Menulis itu memang membutuhkan perjuangan yang keras. Namun, jangan menyerah karena percobaan pertama yang tidak mengenakkan. Demikian menulis dan tips menulis yang baik dan benar. Semoga Anda, yang mencoba untuk terjun ke dunia penulisan tidak menyerah dan terus berjuang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here