Meningkatkan Kemampuan Membaca Anak dengan Membaca Komik

Meningkatkan Kemampuan Membaca Anak dengan Membaca Komik

Apakah bisa meningkatkan kemampuan membaca anak dengan membaca komik?

Hehe pernah nggak sih mendengar seorang anak yang sudah kelas lima SD atau enam SD tapi kemampuan membacanya masih di bawah standar. Atau memang tidak bisa membaca sama sekali.

Atau mungkin orang terdekat Anda ada yang seperti itu. Wah … itu sangat berbahaya sekali. Seperti yang kita ketahui kalau kemampuan membaca itu sangat dibutuhkan. Apalagi di era moderniasasi seperti saat ini.

Dan sayangnya, terkhusus guru, sangat kesulitan untuk memaksa anak untuk mau membaca. Pertama karena peraturan HAM. Walaupun dicubit dikit yang tidak meninggalkan bekas pastinya sudah kena HAM. Padahal saya dulu zaman 90-an, nggak bisa baca kena rol panjang hahaha.

Nah … mau tidak mau kita harus kreatif. Bukan untuk memaksa anak tapi membuat anak merasa membaca itu adalah kebutuhan. Nah … kali ini saya akan mencoba share pengalaman saya bagaimana meningkatkan kemampuan membaca anak dengan membaca komik.

Pertama! Lihat Genre Komik dan Kelompok Umur Pembaca

Hal ini adalah hal wajib Anda lihat. Kenapa? Bukan rahasia lagi kalau komik zaman sekarang mencakup seluruh umur. Dari anak-anak sampai dewasa ada komiknya. Dari yang genre aman-aman saja sampai genre bahaya bin tegang ada. Maka dari itu Anda wajib memilihnya.

Anda dilarang memberikan komik:

  1. Kelompok umur remaja apalagi dewasa.
  2. Genre mengarah percintaan atau pembunuhan, meskipun itu komik detektif.
  3. Gambar yang menggunakan pakaian minim.

Anda sebaiknya memberikan komik yang:

  1. Kelompok umur 6-12 tahun.
  2. Genre anak-anak, tentang bermain dan motivasi.
  3. Gambar dan bahasa yang digunakan sopan.

Setelah menemukan komik yang cocok, maka….

Berikan Komik Tersebut dan Suruh Anak Membacanya Hanya 1 Halaman Saja

Kenapa saya menganjurkan 1 halaman saja? Hmm … bisa dibilang itu hanya sebuah sinopsis dan juga untuk meningkatkan keinginan anak membaca komik.

Yang pastinya kan si anak bakal kewalahan membaca komik. Dia akan membaca pelan kali dan per kata. Makanya untuk satu halaman saja karena itu akan membuat si anak merasa nyaman dan santai.

Dan perhatikan juga, jika si anak merasa nggak tertarik, maka sebaiknya Anda memberikan judul lain. Karena nggak mungkin si anak dipaksakan.

Tapi kalau si anak tertarik, bahkan ingin tahu banget kelanjutannya. Saatnya Anda mulai memberikannya pelan-pelan. Dengan….

Membaca Komik Hanya 15 Menit

Ini wajib! Jangan kelebihan. Kenapa 15 menit? Menurut standar saya, 15 menit waktu yang pas untuk anak karena itu waktu yang sebentar. setelah membaca komik, si anak wajib main-main. Ini dilakukan agar otaknya segar. Ingat, si anak pastinya bekerja keras memahami komik.

Iya … 15 menit cukup lah. Tapi kalau keesokan harinya Anda mau memberikan kesempatan membaca komik, Anda harus….

Membaca Komik Hanya 30 Menit Saja

Ini adalah waktu yang ideal. Kenapa? Membaca komik hanya untuk memperlancar kemampuan membacanya saja. Jangan sampai membuat anak kecanduan membaca komik. Kalau sudah begini, bisa repot juga nantinya.

Hari ini 30 menit, besok juga 30 menit, besoknya lagi 30 menit. Begitulah seterusnya. Jangan pernah lebih 30 menit. Anda wajib memberhentikan pemberian komik jika si anak sudah lancar jaya membaca.

Oh ya, Saya Hampir Lupa Mengatakan….

Anda di sini harus tegas. Anda yang menyimpan komik dan Anda yang memberikan komik. Anda juga harus mengambil komik jika waktunya habis.

Si anak pastinya merengek ingin membaca lagi tapi Anda harus tegas. Jangan sampai anak ketagihan. Tujuan Anda di sini, hanya ingin memperlancar kemampuan membacanya saja.

~Amrudly

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here