5 Tips Jitu Melawan Rasa Takut Saat Bicara di Depan Umum

5 Tips Jitu Melawan Rasa Takut Saat Bicara di Depan Umum

Apapun profesi Anda, pastinya Anda diwajibkan untuk berbicara di depan umum. Ini merupakan hal yang mutlak. Mungkin Anda sebagai penulis yang kerjanya di depan komputer. Pasti ada saatnya Anda akan berbicara di depan umum, misal launching buku baru Anda. Atau Anda seorang yang pemalu. Maka ada tips jitu melawan rasa takut saat berbicara di depan umum.

Mengapa perlu berbicara di depan umum? Hal ini berguna untuk menyampaikan ide atau argumen atau keinginan Anda kepada khalayak umum. Mungkin jika Anda berprofesi bekerja di khalayak umum, seperti guru atau motivator mungkin sudah paham garis-garis besar melawan rasa takut di depan umum. Tapi bagi yang pemalu itu sangat mengerikan. Apalagi bagi yang pertama kali bicara di depan umum.

Tanpa mempersingkat kata, berikut 5 tips jitu melawan rasa takut saat berbicara di depan umum.

1. Kuasai Materi

Hal yang harus Anda perhatikan adalah menguasai materi. Kenapa materi harus dikuasai? Simplenya agar Anda tahu apa yang akan bicarakan nantinya. Bayangkan Anda berbicara dengan sahabat Anda. Anda tidak tahu apa yang Anda bicarakan. Apa yang terjadi setelahnya? Tentunya Anda merasa canggung bukan dan memilih diam. Tapi bayangkan Anda tahu apa yang Anda bicarakan. Pastinya lancar-lancar saja bukan?

Maka dari itu, sebaiknya kuasai materi yang hendak dibicarakan. Tidak harus seratus persen dikuasai. Tapi sembilan puluh sembilan persen harus dikuasai. Kesalahan itu akan ada nantinya. Tapi, sebaiknya memperkecil kesalahan. Hal itu lebih baik bukan?

Apalagi jika Anda ingin terlihat mantap bagi para pendengar. Tentunya dengan menguasai materi sangat membantu Anda.

2. Carilah Style Anda Sendiri Saat Berbicara di Depan Umum

Menurut hemat saya, ada tiga style saat berbicara di depan umum.

  • Berbicara tanpa memerlukan teks (sudah hafal luar kepala).
  • Berbicara dengan teks yang merupakan garis besar saja.
  • Berbicara dengan teks seutuhnya.

Nah … tugas Anda mencari style Anda sendiri. Saran dari saya sebaiknya gunakan yang kedua, berbicara dengan teks merupakan garis besar. Teks tersebut adalah kertas kecil yang bisa Anda simpan. Hal ini untuk menghindari arah pembicaraan yang kacau balau.

Tapi jika Anda lebih suka berbicara tanpa memerlukan teks ok juga. Kelebihannya Anda merasa lebih rileks saja. Tidak terpaku pada teks dan Anda bisa mengembangkannya nantinya. Kelemahannya, terkadang lari dari tema yang diusung.

Tapi berbicara dengan teks seutuhnya saya kurang menyarankan demikian. Karena ini akan membuat Anda terkesan kaku, bukan hanya kaku, membuat Anda terkesan tidak menguasai materi. Tapi untuk kegiatan resmi, berbicara dengan teks seutuhnya sangat dianjurkan. Kelebihannya, Anda berbicara tidak pernah menyimpang dari tema. Kekurangannya terkesan kaku. Kecuali kalau teks yang Anda gunakan mengandung kalimat yang indah, diksi yang tepat, dan penggunaan majas yang pas.

3. Biasakan Diri

Ala bisa karena biasa. Kalimat tersebut memang benar apa adanya. Ok kalau pertama kali Anda berbicara begitu gugup. Jantung berdebar tidak menentu dan tangan maupun kaki telah goyang-goyang dengan kecepatan 200 km/jam.

Tapi itu adalah yang pertama. Nanti yang kedua masih gugup juga sih. Tapi tidak seperti yang pertama. Dan ketiga dan seterusnya Anda telah terbiasa. Tidak ada lagi perasaan gugup. Mungkin Anda ketagihan berbicara di depan umum.

Membiasakan diri itu memang tidak sulit. Ini yang dibutuhkan adalah diri Anda. Pacu diri Anda agar mau berbicara di depan umum. Pacu dan paksakan. Pengalaman pertama memang mengerikan. Tapi tidak untuk pengalaman selanjutnya.

4. Lakukan Kontak Mata

Ada yang bilang saat berbicara di depan umum, jangan lihat matanya tapi lihatlah kepalanya. Hmm … bisa juga sih untuk mengatasi rasa gugup. Tapi! Melakukan kontak mata dengan pembaca jutaan kali lebih ampuh.

Hal yang perlu diingat di sini, lakukan kontak mata dengan orang yang memiliki aura yang lembut. Jangan lakukan kontak mata dengan orang yang seram. Kalau ini mah membuat jantung bakal copot.

Cara tercepatnya adalah melakukan kontak mata dengan pendengar yang memiliki paras menarik. Ini sangat baik untuk kesehatan jantung Anda. Apalagi…. Anda melakukan kontak mata dengan teman Anda yang kebetulan sebagai pendengar. Ini lebih ampuh dalam rangka meminimalkan getaran jantung Anda.

5. Carilah Teman

Teman memang ampuh mengatasi rasa gugup. Ya … jika Anda berada di tempat baru, kehadiran teman akan mencairkan suasana bukan? Nah … begitu juga jika Anda berbicara di tempat umum.

Hehe saya sering mengajak teman saya ketika saya akan berbicara di depan umum. Apalagi jika berada di tempat baru. Kehadiran teman begitu membantu.

Dan tentu saja saya lebih sering melakukan kontak mata dengan teman saya. Jantung serasa aman-aman saja tuh. Hmm … pasangan juga boleh juga kayaknya. Jika Anda memiliki pasangan, bisa juga diajak.

Demikian 5 tips jitu melawan rasa takut saat berbicara di depan umum. Pada akhirnya, Anda harus terbiasa berbicara di depan umum.

~amrudly

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here