9 Tips Jitu Lulus Perguruan Tinggi Negeri Favorit

9 Tips Jitu Lulus Perguruan Tinggi Negeri Favorit

Bagi Anda yang memasuki kelas 3 SMA atau biasa disebut dengan kelas XII kali ya? Apa yang akan Anda lakukan? Melanjut ke perguruan tinggi negeri atau bekerja? Hampir sebagian besar siswa memilih melanjutkan ke perguruan tinggi negeri. Namun sayangnya, hanya sedikit yang lulus perguruan tinggi negeri. Kenapa demikian?

Dari data yang saya temukan, hehe data kecil-kecilan saja sih karena dulunya saya juga pernah jadi siswa dan syukurnya lulus perguruan tinggi negeri. Sebagian siswa hanya bisa berkhayal saja, tanpa melakukan apapun agar lulus. Istilahnya, bicara saja tanpa adanya action.

Nah … jika ingin action, apa saja sih yang dilakukan agar lulus perguruan tinggi negeri? Tanpa mempersingkat kata, berikut 6 tips jitu lulus perguruan tinggi negeri favorit.

1. Mulai pikirkan perguruan tinggi dan jurusan apa yang hendak dimasuki

ini yang pertama kali Anda lakukan. Banyak orang memikirkan hal tersebut pada saat hari H, jadi langsung asal pilih deh, sebaiknya hindari demikian. Mulailah pikirkan hal tersebut.

Nah … karena Anda sudah memikirkannya, tentunnya Anda mulai mencari-cari informasi. Di mana letak perguruan tingginya, jurusan apa yang mantap, terus berapa passing gradenya, dan berbobot nggak. Oh ya, karena Anda sudah tahu berapa passing grade agar lulus perguruan tinggi, Anda semakin termotivasi untuk belajar keras.

2. Pahami potensi diri

Banyak orang yang tidak memahami potensi diri dia. Akhirnya, mengikuti arus deh. Setelah bekerja baru menyesal. Maksudnya, setelah bekerja malah tidak sesuai deh dengan jurusan apa saat kuliah dan pekerjaan apa yang dia kerjakan sekarang. Atau setelah masuk kuliah, tidak bisa mengikuti, banyak kok yang kayak gini. Atau karena tidak memahami potensi diri, tidak bisa mengeluarkan kemampuan secara maksimal. Akhirnya tidak lulus perguruan tinggi deh.

Nah … dengan memahami potensi diri, Anda tentunya makin paham dengan diri Anda. Anda mulai mengerti apa kelebihan dan kekurangan Anda. Mulailah mengasah kelebihan Anda. Anda juga semakin tahu jurusan apa yang hendak Anda tuju. Karena itu memang potensi diri Anda. Jika Anda melakukan sesuatu sesuai potensi diri Anda, maka hasilnya akan sangat menakjubkan.

3. Belajar keras

Jika Anda sudah tahu potensi di Anda, tapi Anda tidak belajar, itu sama aja bohong. Hanya niat doang tanpa ada action. Maka dari itu, mulailah belajar keras, bahkan lebih keras daripada biasanya.

Kan banyak gitu siswa yang mengikuti bimbel. Tapi kebanyakan mereka tidak belajar keras. Mereka pikir dengan mengikuti bimbel sudah cukup, salah! Mengikuti bimbel boleh-boleh saja, tapi jangan lupa belajar keras. Bimbel hanya mengeluarkan 10% kemampuan Anda, sekolah hanya 20%. Sisanya adalah belajar keras.

4. Buat rencana mengikuti try out SBMPTN

Buat rencana mengikuti try out SNMPTN

Nah … sesuatu apapun itu, jika tidak latihan dulu pasti akan percuma. Nah … Anda mau ikut SBMPTN nih, maka latihannya adalah try out. Jangan pernah menunda mengikuti try out.

Ya … meskipun kadang Anda gagal juga sih saat mengikuti try out. Tapi hey! Itu bukan berarti dunia akan berakhir. Itu hanya latihan, maka dengan kekalahan Anda, jadikan itu pembelajaran agar menjadi yang lebih baik. Mungkin Anda kurang keras belajarnya, maka belajarlah lebih keras lagi.

Banyak anggapan mengikuti try out hanya buang-buang waktu saja. Soal-soalnya tidak sama persis dengan SBMPTN. Ya … memang benar, namanya latihan. Tapi itu merupakan petunjuk untuk soal SBMPTN.

5. Update dengan informasi

Nah … ini juga harus dilakukan nih, apalagi sekarang SBMPTN serba online. Mendaftarnya saja harus online. Begitu juga dengan hasil pengumuman nantinya, meskipun ada juga yang ditaruh di koran sih.

Bukan hanya itu saja loh, Anda juga harus update dengan informasi perguruan tinggi yang dituju. Bagaimana kriteria lulus yang baik, dan berapa passing grade-nya. Hal tersebut membantu Anda menentukan target agar lulus di perguruan tinggi negeri.

6. Jagalah kesehatan

Apa gunanya mengikuti SBMPTN, Anda sudah belajar keras bahkan sampai pingsan belajarnya tapi pada saat hari H Anda sakit-sakitan. Semua yang Anda usahakan menjadi sia-sia tahu.

Kata orang sakit itu takdir, kata saya sakit itu karena kesalahan. Misal karena Anda terlalu sibuk sehingga tidak menjaga kesehatan. Hal tersebut sangat berbahaya sekali loh. Belajar keras boleh-boleh saja, tapi jangan lupakan olahraga dan memakan makanan bergizi.

Oh ya, olahraga dan memakan makanan bergizi mampu membuat otak Anda bekerja lebih giat log. Soalnya otak mendapat asupan yang mantap.

7. Lakukan yang terbaik

Lakukan yang terbaik

Nah … ini kalau sudah hari H alias saat ujian SBMPTN. Lakukan yang terbaik, Anda tidak boleh takut ataupun ragu sedikitpun. Tenang saja, semua belajar keras Anda selama ini akan terbayar. Anda merasa soal tersebut sangat mudah. Kecuali kalau Anda tidak belajar keras, soal tersebut terasa sulit.

Jangan khawatir akan kesalahan menghitung atau kesalahan pilihan jawaban. Pilihan Anda sudah tepat, karena Anda sudah belajar keras.

8. Jangan lupa beribadah sebelum SBMPTN ataupun sesudah SBMPTN, kalau bisa ibadah tersebut permanen

Nah … ada satu penyakit orang yang gagal lulus perguruan tinggi. Sebelum mendekati SBMPTN, mereka malas beribadah. Saat mendekati SBMPTN, mulai deh rajin beribadah. Yang wajib sampai sunnah dilakukan. Yang awalnya asal-asalan beribadah kini menjadi khusyuk. Setelah SBMPTN, masih tetap beribadah. Malah semakin intens.

Tapi … setelah beberapa minggu sesudah SBMPTN, mulai deh kebiasaan lamanya. Malas beribadah. Yah … kalau ini mah tidak ada gunanya. Oh ya, ketika mendekati pengumuman, ibadahnya tiba-tiba rajin kembali.

Jangan seperti ini. Ini adalah ciri orang yang gagal. Karena mereka beribadah tidak ikhlas. Sebaiknya beribadahlah yang rajin mulai sekarang dan tetap dipertahanin sampai hari tua, kalau bisa semakin bertambah.

9. Ketika Anda tidak lulus perguruan tinggi negeri

Ada beberapa kasus, belajar sudah keras, semuanya sudah dilakukan yang terbaik, namun tetap saja, tidak lulus. Kalau Anda nantinya mengalami seperti ini, jangan berkecil hati.

Maka jika Anda tidak lulus, sudah saatnya belajar dari kegagalan demi kesuksesan Anda. Pasti ada beberapa kesalahan Anda yang tidak Anda sadari. Mungkin perguruan tinggi atau jurusan yang Anda pilih sebenarnya tidak baik untuk Anda.

Sesuatu yang menurutmu baik bagimu, belum tentu itu baik bagimu. Sesuatu yang menurutmu buruk bagimu, belum tentu itu buruk bagimu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here