4 Alasan Utama Menghadapi Pertanyaan Kenapa Harus Menulis?

Kenapa harus menulis? Rasa-rasanya menulis itu sangat membosankan sekali. Hanya orang-orang yang sabar yang mampu menulis ribuan lembar hari per hari, bahkan jutaan. Nah, kenapa harus menulis? Kenapa mereka rela menulis ribuan lembar. Apakah ada keuntungan dari menulis?

Menurut hemat saya, menulis memang sangat diperlukan bagi orang-orang yang berimajinasi tinggi dan orang yang IQ-nya tinggi. Hehe, tanpa mempersingkat kata, berikut alasan utama kenapa harus menulis.

Tidak Punya Waktu menulis

1. Menulis Merupakan Gambaran Ilmu

Sepintar-pintarnya orang, sejeniusnya orang, atau sehebat apapun orang itu, kalau tidak menulis, tidak akan terlihat pintar/jenius/hebat. Jika hanya bicara saja, semua orang bisa berbicara. Jika hanya beropini tanpa menulis, semua orang bisa melakukan demikian. Tapi, jika menulis, menyalurkan ilmu yang didapat atau menyalurkan opini dibantu dengan teori yang mendukung, hanya sedikit orang yang bisa melakukannya.

Maka dari itu, bisa dikatakan, penulis adalah orang-orang hebat. Karena mereka melakukan yang tidak bisa dilakukan orang kebanyakan. Pertanyaan, bagaimana dengan wartawan? Mereka diwajibkan untuk menulis setiap hari. Jawabannya sama, mereka adalah orang-orang hebat.

Maka dari itu, mulailah menulis hal yang lebih kecil terlebih dahulu.

2. Menulis dapat Membuat Imajinasi Menjadi Kenyataan

akhir kata

Jika Anda mempunyai imajinasi tinggi yang tidak terbendung, rata-rata orang yang berimajinasi tinggi akan berkhayal. Sebelum tidur, dia sempatkan diri untuk berkhayal. Bolehkan berkhayal? Maaf saja, kalau berkhayal 1% saja, sisanya bekerja keras mewujudkan khayalan, itu boleh. Tapi, jika 99% berkhayal, sisanya diwujudkan dengan mewujudkan khayalan, itu tidak boleh.

Bagaimana jika Anda mempunyai khayalan yang imajinatif banget, yang tidak bisa dibuktikan atau diwujudkan di dunia ini. Misalnya, Anda suka dengan khayalan manusia akan terbang ke galaksi Andromeda dan manusia akhirnya mempunyai kekuatan super. Kenapa tidak mewujudkannya di dalam tulisan?

Walaupun imajinasi tinggi, terkadang tidak bisa dibuktikan. Dengan tulisan, imajinasi itu terasa hidup. Bahkan, Anda mampu menghipnotis pembaca ke dalam imajinasi Anda.

3. Anda Tertolong dengan Tulisan Orang Lain, Terus Bagaimana Anda menolong Orang Lain?

Jujur saja. Dari SD sampai sekolah sudah selesai, Anda selalu membaca tulisan orang. Karena itulah Anda menjadi orang yang tidak tahu menjadi tahu. Tulisan mengubah manusia menjadi lebih pintar.

Maka, Anda sekarang sudah pintar, memiliki imajinasi tinggi atau memiliki ilmu pengetahuan tinggi. Kenapa tidak menolong orang lain dengan tulisan Anda? Itu mempunyai beribu-ribu manfaat dan berjuta-juta orang tertolong karena tulisan Anda.

4. Terakhir, Kenapa Harus Menulis? Karena Mampu Memberikan Passive Income

5 Tips Mengelola keuangan Bagi Pasangan Muda Secara tepat

Hehe, inilah alasan terakhir kenapa harus menulis. Dengan menulis, maka akan memberikan passive income. Memang hasilnya tidak banyak, tapi cukuplah menambah tabungan.

Bisa dengan tulisan lewat blog, majalah, buku, cerpen, ataupun novel. Tapi ingat, semua itu membutuhkan kerja keras dan pantang menyerah. Karena menulis sangat-sangat mengerikan. Ibarat kata, menulis seperti melewati lembah berduri nan tajam.

Baca juga: tidak punya waktu menulis? Cobalah meluangkan waktu Anda

Akhir Kata

Menulis memang memberikan sejuta manfaat. Tapi ingat! Menulislah dengan apa adanya, fakta yang jelas, dan sesuai dengan normal yang berlaku. Karena banyak di luar sana merupakan tulisan yang menyesatkan karena fakta yang tidak jelas, tidak dapat dibuktikan karena tulisan itu dibuat-buat, dan tulisan itu jorok karena tidak sesuai dengan norma yang berlaku.

Maka dari itu, jadilah penulis yang mampu mencerahkan dan menghibur para pembaca. Tidak menyesatkan pembaca apalagi merusak moral pembaca.

Ibarat kata,

Tulisanmu Harimaumu

4 COMMENTS

  1. Ibarat badan, membaca itu input makanan dan nutrisi. Menulis itu output berupa tenaga. Gitu, gak?

  2. setuju sama semua alasan diatas. Saya nulis awalnya sebagai dokumentasi perjalanan, tapi lama2 kok malah jd demen banget nulis di blog.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here