3 Investasi Paling Menguntungkan Tapi Risiko Tinggi

Berinvestasi adalah hal yang wajib dipikirkan untuk masa ini. Di mana dengan berinvestasi, Anda mampu melipatgandakan uang Anda beberapa tahun kemudian, hehe bisa dibilang begitulah. Namun, banyak orang yang tidak mengerti investasi. Maka dari itu, sebagai dasarnya ada 3 investasi paling menguntungkan tapi risiko tinggi.

Sesuai dengan hukum alam. Semakin tinggi risiko-nya semakin besar keuntungan yang diperoleh. Tidak ada yang namanya kesuksesan sebelum melewati risiko tinggi.

Tanpa mempersingkat kata, berikut 3 investasi paling menguntungkan tapi risiko tinggi.

3 Investasi Paling Menguntungkan Tapi Risiko Tinggi

1. Investasi Saham

Saham adalah pasar modal yang mana konsepnya, Anda membeli kepemilikan suatu perusahaan dengan membeli saham perusahaan tersebut. Memiliki saham pada dasarnya cukup mudah. Tinggal datang ke perusahaan sekuritas dan membuka rekening efek, dengan dana hanya Rp 100.000, Anda sudah bisa memiliki rekening efek. Namun, membeli saham tertentu, Anda harus menyiapkan uang senilai harga per lembar saham perusahaan tersebut, biasanya dikali 100 lembar (100 lembar = 1 lot saham).

Untuk saham perusahaan yang bagus, apalagi telah mendunia, tentunya tidak mudah. jika Anda ingin mendapatkan untung pada trading, Anda harus siap memantau naik-turunnya harga saham yang Anda miliki. Nah … di sini banyak orang merasa kesulitan, karena memang tidak memiliki ilmu. Mempelajari saham ada ilmunya loh.

Dan juga, banyak orang yang salah membeli saham, sehingga kerugian yang dia dapatkan berlipat ganda.

2. Investasi Obligasi

Obligasi adalah surat utang. Obligasi ada yang dikeluarkan swasta ataupun pemerintah. Bagi yang ingin berinvestasi, pemerintah mengeluarkan obligasi ritel yang dikenal dengan nama Obligasi Ritel Indonesia (ORI). ORI diterbitkan setiap tahun. ORI dapat Anda peroleh di agen penjual (bank/perusahaan sekuritas) dengan nominal sekitar Rp 5.000.000 dan kelipatannya.

Kelebihan ORI adalah dijamin negara namun jatuh tempo ORI ditentukan, berselang waktu tiga tahun hingga lima tahun. Sehingga investasi ini tidak bagus untuk investasi jangka panjang.

3. Investasi Reksa Dana

Konsep dasarnya, reksa dana adalah dana kolektif dari masyarakat yang ditampung di sebuah tempat, kemudian dana di tempat tersebut akan dikelola perusahaan yang disebut manajer investasi. Dengan nominal pembukaan yang terjangkau, Rp 100.000, Anda sudah memiliki unit reksa dana.

Cara memilikinya juga terbilang mudah. Anda datang langsung ke penjual reksa dana (bank) dan manajer investasi yang menjual produk reksa dananya. Reksa dana cocok bagi pemula yang baru belajar berinvestasi.

Risikonya adalah risiko likuiditas, dimana Anda tidak dapat menarik dana sementara waktu.

Baca: 4 Tujuan keuangan yang harus Anda miliki.

Ketiga investasi tersebut memang memberikan keuntungan yang berlimpah. Tapi … kerugiannya juga berlipat ganda. Maka dari itu, jika ingin berinvestasi, jangan hanya memikirkan keuntungannya saja, namun pikirkan kerugian yang akan terjadi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here