“Bim, tahukah kalau kamu tidur itu ada seorang peri yang akan membelai rambutmu?”“Ha … ha…. mana mungkin Ma. Mana ada peri yang membelai rambut. Yang ada tuh, mengabulkan segala keinginan.”“Mama ini serius. Suatu hari nanti, mungkin kamu tidak akan bertemu dengan peri itu.”“Ye … sekarang pun tidak bertemu pun.”“Dasar...
Aku selalu ingat tentang dia. Ya, dia yang membawaku ke sini, dia yang membawaku kepada kedamaian hati … dan juga kesedihan yang mendalam. Aku tidak bisa lagi bertemu dengannya lagi padahal dulu dia menemukanku.Aku hanya bisa berdoa demi keselamatannya. Dia telah tiada, dia telah pergi, dia tidak akan kembali...
Aku melintas di sebuah pedesaan yang menurutku tidaklah indah. Walaupun dengan udara sejuk, jauh yang namanya debu dan polusi. Bunga yang tumbuh mekar mengikuti arah angin. Mereka malambai-lambai seakan menyapaku. Pohon yang menjulang ke atas sehingga dapat menghalangi terik matahari.Mungkin semua orang berpikir kalau desa ini sangat indah. Memang...