“Hai, bisa kamu berjanji satu hal?” tanya perempuan itu kepadaku.“Janji apa?” tanyaku penasaran.“Bisakah kamu mencintaiku? Aku sangat mencintaimu.”Itu adalah pertanyaan yang sangat aneh. Memaksakan cinta kepada seseorang. Aku tidak bisa melakukan itu.“Ma—.”“Stop! Aku hanya bercanda saja. Jangan dilanjutkan lagi. Besok aku pergi ke luar negeri. Jaga dirimu baik-baik.”Aku tersenyum...
Huh? Kenapa sih dengan Dea? Dea tidak pernah membalas pesanku lagi, juga tidak pernah mengangkat teleponku. Aneh deh? Padahal kami tidak ada masalah? Itulah yang ada dalam pikiranku.Entah kenapa akhir-akhir ini, Dea semakin berubah. Dia berubah menjadi aneh. Yang awalnya dia tidak pernah absen menghubungiku, walaupun via chatting-an saja....
 “Hy, jangan bilang kamu sudah tidur?”“Eh? Siapa bilang? Buktinya aku masih bisa bbm-an denganmu.”“Hahaha kirain. Padahal ini masih pukul 08.00. Kan nggak bangat kamu tidur jam segini.”“Yang ada kamu tuh yang tidur.” JAku tersenyum melihat layar Androidku. Sudah menjadi rutinitasku untuk selalu bbm-an dengan dia. Aku dan Trisna tiap...
“Aku sudah tidak percaya sama kau lagi.”“Kenapa? Tolong berikan penjelasan.”“Tidak ada penjelasan lagi! Semuanya sudah jelas.”“Sudah jelas apa? Itu hanya salah paham?”“Salah paham? Kau menciumnya di depan mataku!”“Aku tidak menciumnya! Kau yang—,” aku tidak mau memperjelas lagi. Jika aku memperjelas lagi, dia akan salah paham.Aku pun memilih diam.“Kenapa? Kenapa...
“Perkenalkan, namaku Lisa, aku BOS disini!”“Bos? Kau pikir dirimu siapa?”“Siapa? Aku BOS! Kau harus nurut!”“Aku gak sudi!”Hahaha kalau diingat-ingat kembali. Masa itu adalah masa terindah dalam hidupku. Cewek nyasar tiba-tiba nongol dan bilang, “Aku BOS disini!”Padahal tempat itu adalah tempat umum. Meskipun bukan tempat umum sih.Maksudnya gini. Tempat itu...
“Andi, jika kamu nanti ketemu cewek, jangan lupa mengenalkannya pada Mama ya!”“Yah … Andi kan selalu mengenalkannya pada Mama.”“Untuk sekarang masih biasa Andi. Nanti kalau sudah besar.”“Memang kenapa Ma? Kalau Andi sudah besar?”“Oh … tuh rahasia. Lebih baik kenalkan dulu sama Mama ya!”“Tapi….”“Iya?” kata Mama sambil tersenyum lebar. Itu...
Bolehkah aku bertanya kepadamu. Pertanyaan yang sangat penting. Pertanyaan ini akan melanjutkan kelangsungan hidupmu.Sekarang jawab pertanyaan ini:Apakah kamu ingin masuk surga?Ataukah kamu ingin mendapatkan kesempatan kedua?Keduanya dapat kamu pilih. Pilihlah sesuka hatimu. Atau … kamu akan menyesal telah memilih yang salah.Aku hanya bisa terdiam mendengar malaikat maut mengatakan demikian....
Apakah ini kebetulan? Atau hanya candaan belaka? Apa yang selama ini aku takutkan akhirnya terjawab sudah.Aku sudah mengalami mimpi berulangkali tentang kejadian ini. Aku berusaha lari dari mimpi itu tapi pada akhirnya aku tidak dapat lari darinya.“Rini … kita putus.”“Heh?” ***Hari ini tanggal 25 September yang artinya tanggal jadian...