7 Cara Cerdas Mengatasi Penindasan di Tempat Kerja

penindasan di tempat kerja

Penindasan atau yang sering disebut bully merupakan hal yang tidak baik. Dimana-mana selalu terjadi yang namanya penindasan. Penindasan di tempat kerja, penindasan di sekolah, bahkan penindasan di lingkungan sosial. Entah kenapa, penindasan ini selalu terjadi dimana-mana. Padahal itu sangat tidak baik. Walaupun terlihat sepele, namun bullying itu sangat berbahaya.

Saling menjatuhkan dalam pekerjaan memang terkadang tidak dapat dihindari. Ada saja pastinya orang yang tidak mau bersaing sehat. Entah apa alasannya. Saling menjatuhkan adalah cara yang sangat kotor, namun tidak terlihat.

Mengatasi Penindasan di Tempat Kerja

Nah, untuk menghadapi penindasan di tempat kerja, ada beberapa cara. Ya, namanya bully itu tidak baik. Jadi harus dihadapi, jangan dibiarkan.

1. Berteman dengan rekan kerja yang baik/berpengaruh

Ini memang cara yang efektif dan juga, sering sekali dilakukan orang-orang untuk menghadapi penindasan di tempat kerja. Gambaran sederhananya, Anda adalah ikan remora, dan teman yang melakukan penindasan dengan Anda adalah ikan lain. Karena ikan remora itu sangat lemah, maka dia harus mencari cara untuk bertahan hidup. Kalau tidak, ikan lain akan menghabisi ikan remora. Maka ikan remora pun berlindung pada ikan hiu. Ketika sudah berteman dengan ikan hiu, ikan lain tidak akan berani mengganggu.

Yaps, gambarannya demikianlah. Jika ada rekan kerja yang melakukan penindasan terhadap Anda, berusaha untuk berteman dengan rekan kerja lain yang baik, kalau bisa berpengaruh. Tujuannya ada dua, rekan kerja yang sudah menjadi teman Anda akan membela Anda, atau rekan kerja yang melakukan penindasan itu ketakutan melihat Anda.

Hal tersebut cukup cerdas bukan?

2. Jadilah berprestasi

Gelar Keilmuan Juga Sangat Berpengaruh

Singa tidak selalu berbentuk anak-anak. Suatu saat, singa akan menjadi dewasa. Ketika masih anak-anak, singa tidak terlihat berbahaya, bahkan terlihat sangat lemah. Namun, ketika telah dewasa, singa sangat berbahaya.

Begitulah gambarannya, jadi, Anda sekarang bagaikan anak singa. Maka jangan mau menjadi anak singa selamanya. Jadilah singa dewasa. Caranya, jadilah berprestasi. Prestasi tersebut mengangkat derajat Anda, dan semua orang akan segan kepada Anda. Hal tersebut sangat efektif untuk mengatasi penindasan di tempat kerja.

Ini juga cukup efektif cara menghadapi rekan kerja yang ingin menjatuhkan kita. Tentunya ada alasan tersendiri baginya ingin menjatuhkan kita. Salah satu cara menjatuhkan kita adalah dengan melakukan bullying. Hadapi dia, jadilah berprestasi. Dengan demikian, rekan kerja tersebut semakin ketakutan menghadapi kita.

3. Senyum dan berbuat baik kepadanya

Ketika berada di pekerjaan, usahakan jangan terjadi perkelahian. Kalau di lingkungan sekolah atau lingkungan, perkelahian itu salah satu menghentikan si pelaku bullying. Itu kalau Anda adalah orang yang ahli dalam berkelahi.

Namun, di tempat kerja, baik itu Anda yang ahli dalam berkelahi maupun tidak ahli, perkelahian itu sebaiknya dihindari. Karena hal tersebut mampu menurunkan kredibilitas Anda. Nah, salah satu cara rekan yang tidak suka dengan Anda akan menjatuhkan Anda adalah melakukan bullying. Salah satu contoh kasus bullying di tempat kerja adalah mereka saling mengejek Anda. Bukan di hadapan Anda, tapi di belakang Anda.

Tentu saja hal tersebut bikin geram. Namun tidak mampu berbuat untuk menemuinya dan memberinya bogem mentah. Maka ubah caranya, tetap senyum dan berbuat baik kepadanya. Untuk apa? Untuk meningkatkan kredibilitas Anda di tempat kerja, dan membuat si pelaku bullying semakin takut karena kebaikan Anda. Seperti kata pepatah, “Untuk mengatasi air panas, berikan air dingin.”

4. Menjadi cuek dan tidak peduli

Sikap acuh dan tidak mau tahu terkadang tidak baik sih. Namun ada juga menghasilkan sesuatu yang baik. Salah satunya adalah menghadapi cara pelaku bullying. Mereka suka menindas Anda, karena Anda tidak cuek dan peduli. Mereka mengejek Anda, dan Anda pun marah atau memperlihatkan ekspresi sedih.

Namun, ketika Anda sedang diejek, dan Anda menunjukkan ekspresi muka datar, dan tidak peduli dengan apa yang mereka katakan. Lama-kelamaan mereka akan berhenti juga. Mereka berhenti karena mereka kesal, karena tidak ada satupun bullying yang mereka lakukan memberikan efek kepada Anda.

Terkadang, kita harus tidak mau tahu tentang apapun yang terjadi. Salah satunya adalah situasi ketika kita sedang ditindas oleh teman sekantor. Walaupun demikian, lakukan pembalasan yang paling sakit kepadanya, yakni jadilah berprestasi di kantor.

5. Itu tidak penting

Kata mutiara teman yang jahat yakni, “Masa bodoh untuk mereka,” haha, itu merupakan hal yang paling jahat. Karena berteman itu membutuhkan yang namanya timbal balik. Namun, kalau tidak peduli, itu adalah paling sakit. Dan lagi, teman jahat itu apakah benar-benar teman? Sepertinya itu bukan teman. Namun musuh di dalam selimut.

Jadinya, jika ada rekan sekantor yang melakukan penindasan kepada Anda, yang pastinya bukan penindasan fisik, hanya penindasan melalui vokal saja, anggap saja itu tidak penting. Jangan ditanggapi, jika Anda menanggapinya, Ada rugi nantinya.

Apapun yang dikatakan teman sekantor kepada Anda, selama itu perkataan yang menyakitkan hati, anggap saja tidak penting. Berilah pembalasan yang paling jahat untuknya. Jatuhkan dia, dengan prestasi Anda.

6. Tidak terpengaruh dan terus melakukan yang terbaik

meningkatkan manajemen keuangan

Inilah gunanya untuk bersikap cuek dan menganggap itu sesuatu yang tidak penting. Jangan ditanggapi, tentu saja performa kita dalam melakukan pekerjaan menjadi menurun. Tenaga ini serasa habis hanya meladeni penindasannya melalui vokal yang tidak penting. Semakin ditanggapi, si dia semakin bersemangat menindas.

Jadi, cuek saja, anggap itu tidak penting. Jangan sampai terpengaruh, dan tetap melakukan yang terbaik dalam bekerja. Dengan demikian, suatu saat, Anda akan memberikan pembalasan yang paling jahat. Anda semakin yang terbaik di tempat kerja, sedangkan dia semakin tertinggal di bawah Anda.

Iya sih, untuk tidak terpengaruh itu sulit banget. Namun awalnya sih susah, lama-kelamaan bakal bisa juga kok. Daripada habis tenaga untuk meladeni rekan kerja yang melakukan bullying, lebih baik habis tenaga untuk melakukan pekerjaan yang terbaik.

7. Konsultasi dengan atasan

Nah, pelaku penindasan itu pastinya cerdas banget. Mereka melakukannya tanpa diketahui. Ya sih, penindasan di sekolah juga rata-rata tidak diketahui pihak sekolah. Mereka cerdas sekali dalam melakukan aksinya.

Nah, daripada dibiarkan terus berlanjut, apa salahnya konsultasi dengan atasan. Siapa tahu bisa membantu. Kalau perlu, berikan bukti penindasan yang telah dia lakukan, hal ini demi memperkuat argumen Anda.

Kemungkinan besar atasan Anda akan menanggapinya. Karena jika sampai gosip penindasan terdengar di luar kantor, maka posisinya sebagai atasan akan hancur.

Penutup

Rekan kerja yang melakukan penindasan di tempat kerja itu memang mirip dengan sampah. Karena mirip dengan sampah, maka sebaiknya abaikan, cuek, dan tidak terpengaruh. Selama hanya melakukan penindasan dalam bentuk vokal. Lebih baik, terus melakukan yang terbaik dan jadilah berprestasi. Itu adalah cara yang paling sakit untuk membalas teman kerja yang melakukan bullying.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here